Wisata Arab: Masjid Terapung Menakjubkan di Kota Jeddah.

Masjid satu ini boleh jadi merupakan Masjid paling populer di kota Jeddah bagi para jemaah Haji atau pun jemaah Umroh, termasuk jemaah dari Indonesia.

Angel Falls” di Venezuela Jadi Daya Tarik Turis

Aliran air di Angel Falls ini langsung jatuh tanpa terhalang bebatuan atau pun merambat ke dinding bebatuan, airnya langsung meluncur sejauh 807 meter dan dari aliran air Sungai Gauja. Lokasi air terjun ini agak terpencil dikelilingi hutan hijau yang lebat dan padang rumput.

Wisata Syariah Pengaruhi Daya Jual Pariwisata NTB

Wacana ‘branding’ baru sebagai wisata syariah, menurut sejumlah pihak, dapat mempengaruhi daya jual pariwisata NTB di mata dunia.

Inilah Tempat Wisata dan Rohani Pilihan di Timor Leste

Republik Demokratik Timor Leste (juga disebut Timor Lorosa’e), yang sebelum merdeka bernama Timor Timur merupakan negara kecil di sebelah utara Australia dan bagian timur pulau Timor. Selain itu wilayah negara ini juga meliputi pulau Kambing atau Atauro, Jaco, dan enklave Oecussi-Ambeno di Timor Barat.

Danau “Mutiara Siberia” Jadi Andalan Rusia, Ini Obyek Wisata Menarik Lainnya

Beberapa tempat wisata lain di Rusia selain danau mutiara...

Tampilkan postingan dengan label History. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label History. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Juli 2015

Jejak Islam Menakjubkan di Mesir (2): Megahnya Masjid Al Azhar & Al Hussein

Masjid Al Azhar, di Mesir


Jakarta, Aktual.co — Diberitakan Aktual.co sebelumnya, berikut beberapa peninggalan tempat-tempat berejarah di Mesir yang saat ini dijadikan objek wisata, seperti:
Masjid Al Azhar
Terletak di tengah-tengah kota Kairo, Masjid yang berada di depan Universitas Al-Azhar ini adalah Masjid pertama yang dibangun oleh Dinasti Fathimiyyah.

Kesan pertama saat Anda melihat Masjid Al-Azhar pastilah megah karena bangunan dan menaranya yang indah. Di sini banyak terdapat benda-benda kuno berusia ratusan tahun.

Masjid Al-Hussein
Masjid terluas di Kairo ini juga merupakan monumen Islam sehingga banyak umat Islam dari seluruh penjuru dunia menyempatkan datang ke sini saat berkunjung ke Mesir.
Masjid Al-Hussein sejak lama telah dinobatkan sebagai masjid negara.

Gereja di Kota Kairo
mengunjungi kota kairo tua untuk melihat gereja gantung, gereja abu serga. tempat pengungsian keluarga kudus ketika dikejar Raja Herodes. Sinagoge Ben Ezra,tempat dimana musa diambil oleh Raja Firaun dari sungai nile.

Dan, untuk mengunjungi Gereja Alkitab terapung dan Gereja Sampah (st.simon the tunner). kemudian menuju benteng kairo untuk melihat Masjid tercantik di dunia.


Jejak Islam Menakjubkan di Mesir (1): Masjid Imam Syafi’i & Mohamed Ali

Masjid Imam Syafi'i


Jakarta, Aktual.co — Mesir adalah negara yang banyak meninggalkan sejarah-sejarah keagaamaan. Diantaranya, sejarah Islam, Kristen dan juga kaum Yahudi.

Mesir, terletak di wilayah Timur Tengah, dan merupakan negara dengan dinasti tertua di dunia. Sebelum ada bangsa Tiongkok dan bangsa lainnya. Peradaban Mesir telah dimulai sejak 7.000 tahun yang lalu sehingga banyak orang yang mengatakan bahwa setiap jengkal tanah di Mesir menyimpan peristiwa sejarah tersendiri.

Ada beberapa peninggalan tempat-tempat berejarah di Mesir yang saat ini dijadikan objek wisata, misalnya:
Masjid Imam Syafi’i
Masjid dengan kubah besar yang terbuat dari kayu tersebut merupakan salah satu masjid tua di Kairo. Di dalamnya terdapat makam Imam Syafi’i.

Masjid yang satu ini banyak dikunjungi umat Islam di dunia terutama dari Indonesia karena banyak Muslim Indonesia yang menganut Islam aliran Syafi’i.
Benteng Salahuddin Ayyubi
Benteng tersebut dibangun pada tahun 1183 M oleh Shalahuddin Ayubi untuk mengawasi kota Kairo dari bukit Mukattam. Di benteng ini tersimpan banyak peninggalan sejarah seperti Masjid Alabaster, Masjid Sulaiman Pasha dan Dinding Yosep.
Masjid Mohamed Ali
Masjid ini sering disebut sebagai Masjid pualam karena dindingnya yang memang dilapisi dengan pualam. Terletak di Benteng Salahuddin Ayyubi, Masjid ini dibangun pada tahun 1830 M mengadaptasi model Ottoman dengan kubah megan setinggi 52 meter.

Dua menara yang tak kalah tinggi yaitu 82 meter terletak di halamannya pun menghiasi masjid tersebut. Dari tempat ini, Anda dapat menikmati keindahan kota Kairo, Sungai Nil, bahkan piramida. Bersambung……


The Great Wall of China, Pesona ‘Tubuh Naga’ di Lembah Tiongkok

Pesona Tembok Besar China


Jakarta, Aktual.co — Berkunjung ke Tiongkok tanpa menyambangi Tembok Besar Cina bak sekolah tanpa ijazah, saking amazing-nya kawasan wisata yang satu ini, pengunjung dari berbagai belahan dunia selalu menyematkan namanya diurutan pertama daftar destinasi mereka.

The Great Wall atau Tembok Besar ini dibangun sepanjang 6400 km, dari Sanhai Pass di timur hingga ke Lop Nur bagian barat. Tingginya mencapai 8 meter, lebar bagian atas 5 meter dan bagian bawah 8 meter. Setiap 180-270 meter dibuat semacam menara pengintai yang tingginya antara 11-12 meter.
Tujuan utama dibuatnya Great Wall ini adalah untuk mencegah serbuan bangsa Mongolia dari sebelah utara pada waktu itu. Konon tembok ini dibuat sebelum 2000 tahun sebelum masa dinasti, pembangunannya terus dilakukan hingga zaman Dinasti Qin, dinasti pertama Cina, lalu dikembangkan oleh Dinasti Sui, dan dipugar kembali oleh Dinasti Ming. Pembangunan tembok ini dari Dinasti ke Dinasti, merupakan upaya kolektif yang telah dikerjakan oleh jutaan orang selama berabad-abad.

Awalnya dibangun dari rumput, batu, kayu dan tanah. Pada saat Dinasti Ming baru menggunakan batu bata.  Renovasi terbaru atas Great Wall ini dilaksanakan pada thn 1982-1986 oleh Pemerintah RRC.
Saat ini Tembok raksasa menjadi obyek wisata dunia dimana setiap hari ribuan orang mengunjunginya. Dunia mengakui bahwa Great Wall ini adalah suatu keajaiban arsitektur dan warisan budaya kuno Cina yang memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat gemilang. Great Wall ini dianggap sebagai salah satu keajaiban dunia, dan pada tahun 1987 oleh UNESCO, atau The Heritage World. The Great Wall memiliki  belasan  pintu masuk dari berbagai sisi yang berlainan.

Jika Anda pernah mengunjunginya melalui Badaling yang merupakan akses favorit para wisatawan (70 km dari pusat kota Beijing), cobalah mengaksesnya melalui pintu gerbang di Mutianyu, salah satu dari akses menikmati pemandangan Tembok Cina yang konon bak tubuh Naga yang meliuk-liuk itu.
Pintu masuk melalui Mutianyu terletak di distrik Huairao, berjarak kurang lebih 80 km arah utara dari pusat kota Beijing. Akses ini dikenal akses baru dan masih jarang digunakan wisatawan, jadi anda bisa menikmati dan mengabadikannya lebih personal.

Untuk menikmati Great Wall di Mutianyu, kita diberikan tiga opsi, mendaki alias jalan kaki, atau menggunakan Cable Car alias kereta gantung, atau naik lift yang pasti tanpa repot, hanya saja harus mengeluarkan kocek tambahan. Great Wall dari Mutianyu bukan hanya menawarkan seni batu bata yang meliuk-liuk, bonus lainnya adalah pemandangan ngarai hijau yang membentang sepanjang sisi untaian Tembok raksasa tersebut.

Cina tak hanya Beijing saja, anda masih bisa menyusuri Cina bagian lainnya, seperti Shanghai yang menjadi kota metropolitan terbesar di Cina, kemudian anda bisa get lost ke Shenzen, Makau, HK di sebelah timur, ada 1000 patung Terracota Warrior di Shanxi, Cina tengah, atau pegunungan Chengdu di utara. Mau yang lebih menakjubkan lagi, anda bisa meneruskan perjalanan ke Tibet dengan rute Chengdu – Lhasa, yang merupakan jalur kereta api tertinggi di dunia.


Sisa Bangunan Masa Penjajahan di Angola Jadi Daya Tarik Turis Asing

Museum Perbudakan di Republik Angola


 Jakarta, Aktual.com — Republik Angola merupakan sebuah negara yang terletak di wilayah Afrika bagian barat daya. Angola berbatasan dengan Namibia, Republik Demokratik Kongo, Zambia dan Samudra Atlantik.

Cabinda, sebuah provinsi Angola berbentuk eksklave, berbatasan dengan Republik Kongo. Luas wilayah Angola hampir dua kali luas pulau Borneo; menempati peringkat ke-22 sedunia (setelah Niger dan sebelum Mali).

Negara ini merupakan salah satu produsen kopi utama di dunia dan termasuk negara terkaya di Afrika berkat sumber alamnya, terutama bijih besi, intan, dan tembaga.

Tak hanya itu, negara ini nyatanya juga memiliki beberapa tempat wisata menarik yang menjadi tujuan para turis mancanegara.

Luanda City
Ibu kota Angola, Luanda, ternyata mengalahkan Tokyo sebagai kota termahal bagi para ekspatriat. Survei terbaru dari Mercer menyebutkan, bahwa biaya hidup di kota kaya minyak berkatogeri miskin di benua Afrika itu sangat mahal.

Dalam survei tahunan terbaru Mercer Worldwide Survey Cost of Living yang dirilis kemarin, Tokyo, yang dikenal sangat teratur dalam tata kota dan kesehariannya, harus puas di posisi kedua setelah Luanda. Kota Afrika lainnya Ndjamena (Chad), yang sarat kekerasan berada di peringkat ketiga kota termahal di dunia.

Survei yang dilakukan terhadap 214 kota di lima benua itu mengukur perbandingan sekitar 200 item biaya hidup dalam setiap lokasi. Menurut Mercer, pada survei tahun ini kota- kota di negara berkembang sebenarnya lebih mahal bagi ekspatriat untuk ditinggali, dibanding kota di negara Barat seperti New York atau Washington DC.

Augostinho Neto Mausoleum
Di Luanda,  Anda wajib melihat struktur tugu seperti, menjulang penembakan di atas seluruh kota. Jika Anda penasaran ingin tahu apa itu dan mengapa itu ada, ini adalah makam yang didedikasikan untuk Augustinho Neto, Presiden pertama Angola yang membantu dalam perjuangan kemerdekaan Angola.

Fortaleza de São Miguel
Dibangun pada 1576, wilayah itu menjadi pusat administratif Luanda selama bagian awal pemerintahan kolonial dan merupakan kota mandiri untuk garnisun militer awal dan memegang tempat penting bagi budak. Ini berisi ubin dinding berornamen rincian sejarah kota bersama dengan banyak relik, seperti meriam dan sel-sel induk asli budak

National Museum of Slavery (Museum Perbudakan)
Museum ini memiliki banyak foto dari para budak dan Luanda selama hari-hari perbudakan. Bangunan museum adalah Capa de Casa Grande, yang mana mereka dibaptis budak sebelum mengirimkan mereka ke Amerika.
National Museum of Natural History
Sebuah museum yang dipenuhi dengan ribuan spesies hewan, termasuk ikan, burung, crustaceons, dan serangga. Banyak dari hewan langka yang ditampilkan, dan beberapa bahkan punah. Museum ini melakukan pekerjaan impecable menampilkan jumlah besar organisme beragam yang mendiami dan sekali dihuni bangsa ini
Fortaleza de São Pedro da Barra
Sebuah benteng yang melayani berbagai keperluan sepanjang sejarah. Awalnya dibangun pada abad ke-17 untuk melindungi daerah tersebut dari penjajah. Ketika perdagangan budak dimulai, kemudian digunakan sebagai menyimpan untuk para budak sampai mereka siap untuk mengirim mereka pergi.

Sepanjang Angola perjuangan untuk kemerdekaan melawan Portugal dari 1961-1975, bertempat benteng nasionalis yang ditangkap dan kemudian dipaksa menjadi kamp kerja paksa

Kamis, 02 Juli 2015

‘Building Batavia’ Kisahkan Peninggalan Bangunan Kolonial di Era Modern

Peninggalan bangunan sejarah masa kolonial Belanda


Jakarta, Aktual.co —  Sutradara Justin Ong yang telah memproduksi berbagai film dokumenter kini membuat tayangan ‘Building Batavia’ yang berkisah tentang bagaimana Batavia dibangun sebagai penanda masa kolonial yang ditinggalkan pada era modern Jakarta.
Keterangan pers dari saluran televisi History menyebutkan “Building Batavia” akan mengulas beberapa tempat yang dibangun kolonial Belanda di masa lampau yang sebagian bangunannya kini masih utuh.
Sutradara peraih “Penyutradaraan Terbaik” di Asian Television Awards dan “Film Budaya Dokumenter Terbaik” di Malaysian Documentary Awards untuk film “Fight Master Silat” itu akan menampilkan pelabuhan Sunda Kelapa yang menjadi rumah bagi salah satu armada pelayaran perdagangan paling berpengaruh yang terakhir di dunia, sebagai cikal bakal kapal-kapal yang pernah mengirimkan pala senilai milliaran dolar ke Batavia untuk dikirim ke Eropa.
Toko Merah, rumah yang dibangun pada masa awal kolonial Belanda juga Restoran Oasis yang menghidangkan makanan ala pesta bangsawan Belanda juga diulas dalam “Building Batavia”.
Selain itu, Museum Sejarah Jakarta yang pernah digunakan sebagai balai kota Batavia pun menjadi salah satu tempat yang akan dikunjungi di dokumenter tersebut. “Kemajuan teknologi pesawat tanpa awak memungkinkan produser untuk memasukkan berbagai gambar dari udara ke dalam film dokumenter ini yang memberikan pemandangan unik berbagai bangunan tua yang terletak di antara bangunan-bangunan modern,” kata keterangan pers dari History.
“Buiding Batavia” tayang perdana pada 31 Desember di saluran History dalam siaran televisi berbayar Indonesia. Justin Ong telah menyutradarai dan memproduksi film-film dokumenter untuk berbagai penyiaran internasional seperti The National Geographic Channel, The Doscovery Channel, NHK dan HISTORY.
Justin juga telah menulis dan menyutradarai serial bisnis-realita untuk BBC Worldwide dan Channel News Asia. Film dokumenter karya Justin, “Subak” telah diputar di MIPDOC 2008 di Cannes dan dipamerkan di Asian Art Biennial di National Museum of Fine Arts, Taiwan.

Rabu, 01 Juli 2015

Dibalik Kisah Pulau Nusa Lembongan yang Eksotis

 
Pulau Nusa Lembongan

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —  Nusa Lembongan hanyalah sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah tenggara Pulau Bali, yang secara administratif pemerintahan masuk wilayah Kabupaten Klungkung bersama dua pulau kecil lainnya, Nusa Ceningan dan Nusa Penida.

Pulau tandus dengan struktur pantai karang berpasir putih itu, dihuni sekitar 4.000 jiwa. Mata pencaharian utama penduduk setempat adalah petani rumput laut dan pariwisata. Perkembangan pariwisata di pulau dengan panjang 4,6 kilometer dan lebar 1-1,5 km itu sangat menjanjikan.

Wisatawan mancanegara terus mengalir ke pulau itu jika sudah jenuh menikmati eksotik wisata di Pulau Bali. Pulau yang letaknya sekitar 11 kilometer tenggara Bali itu, dapat dicapai dengan perahu cepat hanya dalam tempo 30 menit setelah “berperang” melawan ganasnya Selat Badung.

Sekitar 30 wartawan dari Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur sempat merasakan derasnya arus dan gempuran ombak di Selat Badung dari Pantai Sanur menuju Nusa Lembongan untuk mengikuti pelatihan wartawan yang diselenggarakan Bank Indonesia dari 5 – 7 Desember 2014.

Saat mendarat di pantai Nusa Lembongan, kisah pertama yang muncul dari para wartawan adalah soal ketangguhan kapal cepat menerjang dan menghantam alunan gelombang dalam kecepatan tinggi saat melintasi Selat Badung yang memisahkan Pulau Bali, Pulau Lembongan, Nusa Penida dan Nusa Ceningan.

Ada yang tertawa kegirangan, ada pula yang senyum memelas yang hanya menunjukkan bahwa semua rombongan tiba pulau tujuan dengan selamat. “Saya hampir mabuk laut sehingga memilih tidur meski hanya sekadar dengan menutup mata,” kata Aloysius Tani dari RRI Kupang, mengisahkan perjalanan laut selama 30 menit itu.

Ketika semua rombongan melangkah perlahan menuju “Batu Karang Resort” untuk beristirahat sambil menunggu acara pembukaan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah III Bali Nusara Bali Benny Siswanto, sejumlah rombongan wartawan dari NTT memilih untuk berdiskusi tentang sosok Nusa Lembongan.

Sosok pantai Nusa Lembongan, tidak jauh beda dengan struktur pantai karang di Kota Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur. Mereka sedikit tertegun ketika melihat sebuah resort indah dan menawan yang bernama “Batu Karang Resort” itu dibangun di atas ongokan batu karang.

Gugusan karang yang tidak berbentuk itu, seakan disulap oleh seorang investor dari Australia untuk membangun resort tersebut. Situasi inilah yang kemudian mendorong para wartawan dari NTT itu untuk berdiskusi sejenak mengenai sosok Nusa Lembongan.

“Mengapa pemerintahan kita (Kota Kupang) tidak sanggup menghadirkan para investor untuk mengelola pantai karang yang ada menjadi daerah tujuan wisata,” ujar Apolonia Mathilde Dhiu, wartawati dari Harian Pos Kupang.

“Pemerintah Kota Kupang perlu melakukan studi banding di Nusa Lembongan dalam hal penataan pariwisata, bagaimana memanfaatkan potensi yang ada menjadi daerah tujuan wisata yang menarik,” tambah Agus Baja dari sebuah radio swasta di Kupang dalam diskusi tersebut.

Dalam pandangan Nia, demikian Apolonia Mathilde Dhiu disapa, kehebatan pengelolaan pariwisata di Nusa Lembongan itu, karena adanya inovasi dan kreativitas dari pemerintah setempat dalam menata kawasan pantai untuk menjadikannya sebagai destinasi wisata yang menggoda setiap wisatawan.

Kupang yang tidak memiliki objek wisata dan hanya dijadikan sebagai tempat transit bagi wisatawan mancanegara untuk mengunjungi berbagai objek wisata yang ada di Pulau Flores, Sumba, Rote dan Alor, bisa memanfaatkan potensi pantai karang yang ada menjadi sebuah kawasan wisata.

“Mungkin dengan cara itu, wisatawan lebih lama bertahan di Kupang sebelum menikmati objek wisata lainnya yang tersebar di berbagai wilayah provinsi kepulauan ini,” ujar Ferdinan Talok dari Harian Timor Express Kupang.

Nusa Lembongan hanya terdiri dari dua desa yakni Desa Lembongan dan Desa Jungubatu. Desa Lembongan membawahi enam dusun dan 12 banjar adat, yang wilayahnya berada di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Keenam dusun yang menyokong Desa Lembongan tersebut adalah Dusun Kawan, Kaja, Kelod, Kangin, Ceningan Kawan dan Ceningan Kangin.

Desa Lembongan memiliki sejumlah objek wisata yang menarik wisatawan seperti pantai berpasir putih, goa alam dan buatan yang unik, tebing laut yang menantang, serta rawa-rawa yang penuh misteri.

Sejumlah pantai yang menggoda selera wisatawan di Desa Lembongan antara lain Pantai Tanjung Sanghyang, Dream Beach, Selagimpak, Selambung, Sunset Beach, Pemalikan, dan Lebaoh (pantai pusat rumput laut).

Objek wisata lainnya adalah Rumah Bawah Tanah (Underground House) Gala-gala, Goa Sarang Walet Batu Melawang, Art Shop Center Buanyaran, Rawa-rawa Pegadungan, dan lokasi romantis Kolong Pandan Sunset Park.

Bali memang dikenal sebagai salah satu pulau wisata terbaik di dunia sehingga wisatawan dunia menyebutnya “The Best Exotic Destination”. Karena itu berbagai tempat yang indah di Bali dikembangkan menjadi tempat wisata.

Salah satu area wisata baru yang kini mulai banyak dikenal adalah pesona keindahan Nusa Lembongan. Meski hanya sebuah pulau kecil, Nusa Lembongan mampu menyuguhkan berbagai macam fasilitas rekreasi. Di pulau yang hampir berhimpitan dengan Nusa Penida dan Nusa Ceningan itu, memiliki laut nan jernih sehingga menjadi arena mainan wisatawan.

Pulau itu sangat dikenal luas oleh para peselancar (surfer) dunia serta para penyelam, karena memiliki beraneka terumbu karang yang eksotik serta arena diving yang memikat.

Nusa Lembongan tidak hanya memiliki “Batu Karang Resort”, tetapi ada juga Lembongan Beach Club and Resort, Lembongan Sunset Coin, NusaBay By Lembongan, Lembongan Cliff Villas, Lembongan Island Beach Villas, Poh Manis Lembongan, Nunuks Lembongan Bongalows dan The Well House Lembongan Island.

Semua resort dan bungalow tersebut dibangun di atas onggokan karang yang merayap di sepanjang pantai pulau itu. Para investor yang bergerak di sektor pariwisata menjadi sangat tertarik untuk mengembangkan pulau tersebut sebagai salah satu alternatif untuk menampung wisatawan yang jenuh menikmati eksostik wisata di Pulau Bali.

“Seandainya onggokan-onggokan karang di sepanjang pantai Kota Kupang ini dikelola dengan baik, maka bukan tidak mungkin Kupang menjadi salah satu pilihan wisatawan untuk menikmati objek wisata pantai. Kini tinggal inovasi dan daya kreasi pemerintah daerah, bagaimana upaya untuk memajukan pariwisata di daerah ini,” ujar Nia dalam nada lembut saat hendak meninggalkan Nusa Lembongan menuju Sanur, Bali.

(sumber)

Selasa, 30 Juni 2015

Peradaban Terawal di Dunia, Inilah Destinasi Wisata Pilihan di Etiopia

 
The Rock Hewn Churches of Lallibela, di Etiopia


Jakarta, Aktual.com — Etiopia menjadi negara tertua di dunia. Kawasan Etiopia juga merupakan salah satu tempat peradaban yang terawal di dunia. Pemerintahan Etiopia pertama dibentuk sekitar tahun 980 SM dan menerima agama Kristen pada abad ke-4 Masehi.

Negara ini cukup unik, bila dibandingkan dengan negara-negara Afrika lainnya karena tidak pernah dijajah selama masa Perebutan Afrika dan terus merdeka hingga tahun 1936 saat pasukan Italia menguasai negara tersebut.Kini Etiopia merupakan negara berbentuk Republik dan mengambil bagian secara aktif dalam aktivitas-aktivitas kerjasama internasional. Ibukotanya Addis Ababa merupakan pusat administrasi Kesatuan Afrika (AU).

Negara Ethiopia mempunyai tatanan masyarakat yang majemuk, multi budaya, multi etnis, sekaligus multi agama. Paling tidak terdapat 84 bahasa daerah yang mayoritas adalah perpaduan bahasa Afro¬Asia. Meskipun demikian bahasa Inggris diterapkan secara luas terutama dalam aktivitas perdagangan dan bisnis.

Ingin mengenal lebih detail negara Etiopia, berikut Aktual.com hadirkan beberapa destinasi wisata di Etiopia:

Dataran Tinggi Eritrea
Dataran ini merupakan pegunungan di Ethiopia, Eritrea (yang terkadang disebut Dataran Tinggi Eritrea), dan Somalia utara (Somaliland) di Tanduk Afrika. Dataran Tinggi ini memiliki puncak yang mencapai hingga 4550 m . Dataran ini terkadang disebut Atap Afrika karena ketinggiannya dan luas cakupan wilayahnya.

Wilayah ini mengalami deforestasi besar-besaran sejak periode kolonial Italia pada akhir abad ke-19. Dataran Tinggi ini beresiko mengalami erosi akibat deforestasi. Rata-rata suhu di pegunungan ini sekitar 16 derajat celcius. Titik tertinggi di pegunungan ini yang juga merupakan titik tertinggi di Eritrea adalah Amba Soira.

Blue Nile Falls
The Blue Nile, merupakan air terjun yang jatuh sekitar 37-45 meter ke tanah di Sungai Nil Biru di Afrika. dan ini menjadi sejarah Negara Ethiopia.

The Blue Nile Falls terletak di hulu Sungai Nil sekitar 30 km di hilir dari kota Bahir Dar yang berjarak sekitar beberapa kilometer 319,67 total jarak dari ibu kota negara, Addis Ababa.

Air terjun terdiri dari empat sungai utama yang awalnya berbeda dari cairan pada musim kemarau ke lebih dari 400 meter lebar di musim hujan sebagai akibat dari pengalihan Danau Tana yang memiliki sampai batas tertentu mengurangi variasi air sejak tahun 2003 di berdasarkan dari stasiun hidro-listrik oleh pemerintah Ethiopia.

Namun demikian, penurunan ini masih yang terbaik menawarkan suasana yang baik bagi mereka yang mengunjungi tempat ini.

The Rock Hewn Churches of Lallibela
Di daerah pegunungan di jantung Ethiopia, 645 km dari Addis Ababa, sebelas gereja monolitik abad pertengahan telah dibangun diukir dari batu. Bangunan mereka dikaitkan dengan Raja Lalibela di abad ke-12 sebuah ‘Yerusalem Baru’, setelah penaklukan Muslim dihentikan ziarah Kristen ke Tanah Suci. Lalibela berkembang setelah penurunan Kekaisaran Aksum.

The Rock-hewn Churches of Lalibela masih dipertahankan dalam pengaturan alam mereka. Pahatan bangunan Gereja dan rumah-rumah melingkar tradisional vernakular, di daerah sekitarnya, menunjukkan bukti dari tata letak desa kuno. Fungsi asli dari situs ini sebagai tempat ziarah masih berlanjut dan memberikan bukti kelangsungan praktek-praktek sosial. Warisan berwujud yang terkait dengan praktek-praktek gereja masih dipertahankan.

Sof Omar Cave
Tidak jauh dari Bale Mountains yaitu, salah satu dari gua-gua bawah tanah yang paling spektakuler dan luas di dunia. Goa Sof Omar, menawarkan pemandangan ke pengunjung. Sof Omar merupakan fenomena alam yang luar biasa dari keindahan hati.

Pada 15,1 kilometer panjang, Sof Omar Gua adalah gua terpanjang di Ethiopia dan sistem terbesar dari gua-gua di Afrika, di mana Sungai Weib mengalir.


(sumber)

Kamis, 25 Juni 2015

Bangunan Kuno Islam & Non Islam Jadikan Tunisia dengan Keindahan Beragam



Jakarta, Aktual.com —  Republik Tunisia merupakan sebuah negara Arab Muslim di Afrika Utara, tepatnya di pesisir Laut Tengah. Tunisia berbatasan dengan Aljazair di sebelah barat, dan Libya di selatan dan timur.
Di antara negara-negara yang terletak di rangkaian Pegunungan Atlas. Wilayah Tunisia termasuk yang paling timur dan terkecil. 40 persen wilayah Tunisia berupa padang pasir Sahara, sisanya yakni, tanah yang subur.
Walaupun hanya menjadi negara terkecil di kawasan Maghribi, Tunisia tercatat sebagai salah satu wilayah pertemuan berbagai peradaban dunia. Mulai dari Phoenisia, Yunani Kuno, Bizantium, Romawi, hingga Arab Islam.
Banyak situs bersejarah yang masih terawat. Berbagai peninggalan sejarah tersebut saat ini menjadi cagar budaya yang telah masuk daftar situs ‘UNESCO World Heritage’.
Berikut beberapa tempat wisata menarik di Tunisia:

  • The Roman Amphitheater Of El Jem
Bangunan ini merupakan bukti sejarah luar biasa atas keberadaan Kaisar Romawi terkait monumen yang dibangun untuk setiap acara pertunjukan di Afrika Utara. Bangunan tua ini terletak di sebuah dataran di tengah Tunisia dan dibangun seluruhnya dari blok batu dengan mengadopsi model Coliseum Roma.
Ukurannya untuk sumbu besar 148 meter dan sumbu kecil 122 meter dengan kapasitas lebih dari 35.000 penonton. Fasadnya terdiri atas tiga tingkat arcadedari Corinthian atau gaya komposit. Di dalamnya terdapat monumen yang telah dilestarikan. Sebagian besar infrastruktur pendukungnya dibuat duduk berjenjang.
Dinding dari podium, arena dan bagian bawah tanah praktis sebagian ada yang masih utuh. Sebagian lagi mengalami kerusakan karena waktu. Pembangunan arsitektur ini sekitar 238 Masehi. The Amphitheatre of El Jem juga menjadi saksi kemakmuran kota kecil Thysdrus (sekarang El Jem) pada saat kekaisaran Romawi. Hingga saat ini, tempat ini masih menjadi daya tarik wisatawan untuk berfoto.

  • Situs Arkeologi Dougga
Situs arkeologi Thugga atau Dougga adalah peninggalan budaya sejarah pada masa Romawi, Helenistik, Punic, dan Numidian. Koleksi prasastinya sekitar 2.000 buah. Dougga diperkirakan dibangun pada abad ke-5 sebelum Masehi. Julius Caesar menjadikan Dougga sebagai kota Romawi. Penduduknya tidak pernah melebihi 5.000 meski terjadi perkembangan ekonomi pedesaan di daerah tersebut.
Dougga diberikan hak politik seiring dengan kembalinya kekuasaan Bizantium. Di situs arkeologi Dougga terdapat peninggalan luar biasa, terdiri atas gedung-gedung publik, kuil, tempat-tempat suci, forum, pemandian umum, teater, sirkus, pasar, waduk umum, air mancur, dan sebagainya.
Salah satu monumen yang paling penting di Dougga adalah makam Lybico-Punisia di bagian selatan dari kota—dibangun kembali pada 1908-1910. Ini adalah satu-satunya monumen utama arsitektur Punisia yang masih bertahan di Tunisia.

  • Carthage
Carthage merupakan salah satu situs bersejarah yang paling terkenal dari Kekaisaran Romawi. Keberadaan The Roman Julia Carthago menggambarkan keindahan dan kekayaan Roma.
Selain itu, juga memberikan pengaruh yang besar terhadap perkembangan arsitektur struktural dan karakteristik punic dan perencanaan kota Romawi. Situs ini diambil dari nama Kota Carthage, terletak 10 km dari Tunis modern. Carthage didirikan pada abad ke-9 oleh pedagang Fenisia dari Tirus.
Pada zaman itu masyarakat mengembangkan keterampilan tinggi dalam pembangunan kapal dan menggunakannya untuk mendominasi lautan selama berabad-abad. Barang dagangan yang paling penting adalah perak, timah, gading, emas, tempat tidur, tembikar murah sederhana, perhiasan, barang pecah belah, hewan liar dari Afrika, buah, dan kacang-kacangan.
Secara keseluruhan, komponen yang berbeda dari situs yang terletak di atas lahan seluas sekitar 2 km x 2,5 km sehingga eksplorasi berbagai titik kepentingan melibatkan banyak aktivitas berjalan atau penggunaan transportasi.

  • The Medina Of Hammamet
Kota Hammamet memiliki pantai dan Resor Hotel terbaik di Laut Mediterania. Hampir setiap hari kota ini tak pernah mati. Selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun internasional. Di sepanjang jalan terdapat pertokoan, kafe, restoran, maupun aktivitas yang berhubungan dengan pariwisata maupun pernak-pernik di kawasan tersebut.
Seperti, karpet, ornamen kuningan, perhiasan, tembikar, dan barang-barang kulit. Hingga kini, kota tersebut masih terjaga dengan sejarah kuno abad ke-15. Kota ini memiliki keindahan pantai yang membentang dan kemeriahan kota selalu hidup sepanjang hari.

  • Sidi Bou Said
Sidi Bou Said merupakan nama seorang ulama sufi yang diabadikan menjadi kawasan permukiman Muslim taat pada masa Andalusia. Lokasinya terletak di pinggir pantai, tak jauh dari situs arkeologi Carthage. Bangunan rumahnya identik dengan warna putih dan hijau.
Dua warna itu diberlakukan oleh Baron Rodolphed yang dijuluki Erlanger. Awalnya kawasan ini dibangun untuk melindungi bangsawan Tunisia pada Abad ke-9. Pada Abad ke-17, dibangun masjid di dataran tinggi tersebut. Pertengahan Abad ke-20, sebagian besar bangunan tersebut berubah menjadi kafe dan toko pernak-pernik.

  • Masjid Tua “Uqbah bin Nafi”
Masjid Agung Kairouan menjadi bagian terpenting dalam peninggalan sejarah di Tunisia. Bangunan tersebut merupakan tempat ibadah tertua umat Islam di Afrika Utara dan dianggap sebagai situs paling suci keempat dalam Islam (setelah Mekah, Madinah, dan Yerusalem).
Masjid yang diberi nama Uqba bin Nafi’ pertama kali dibangun di Kairouan pada 670 Masehi, tak lama setelah kedatangan muslim Arab ke Afrika Utara pada masa khalifah Bani Umayah.

(sumber)

Senin, 15 Juni 2015

Sejarah Inggris Jadi Destinasi Wisata Menarik bagi Turis, Ini Tempat-tempatnya

Inggris, Aktual.com- Salah satu negara yang paling banyak dikunjungi oleh para wisatawan mancanegara adalah Inggris. Negara yang menganut sistem Kerajaan tersebut merupakan sistem kepemerintahannya secara turun temurun, tak heran, jika banyak beberapa tempat bangunan bersejarah yang dibangun berupa castil-castil seperti cerita dalam Kartun dan negeri dongeng.
Selain itu, banyak monumen-monumen kuno yang dibangun di masa prasejarah. Dan, yang paling terkenal adalah Stonehenge, Devil’s Arrows, Rudston Monolith dan Castlerigg. Oleh karena itu, Inggris menjadi salah satu destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi. Berikut beberapa tempat di Inggris yang sayang Anda lewatkan:
Menara Jam ‘Big Ben’
Big Ben merupakan sebutan populer untuk Elizabeth Tower atau menara jam yang menjadi landmark dan ikon kota London dan negara Inggris. Menara ini terletak di ujung Westminster Bridge, Parliament Square, London, dan merupakan bagian ujung sebelah timur dari Palace of Westminster.
Sebagai landmark kota London, ‘Big Ben’ menjadi tempat wisata terkenal di Inggris. Dan, merupakan destinasi utama para turis. Menara ini juga dijadikan sebagai pusat perayaan tahun baru setiap tahunnya oleh warga Inggris.
London Eye
London Eye, yang mempunyai nama resmi EDF Energy London Eye, merupakan salah satu tempat wisata terpopuler di Inggris yang terletak di jantung kota london. Kincir ria ini berada di tepi selatan sungai Thames, tepatnya di Jubilee Gardens, London, dan berseberangan dengan Westminster Palace dan Big Ben di seberang sungai.
London Eye merupakan kincir ria tertinggi di dunia, dengan tinggi 135 m.Namun posisinya tergeser setelah dibangun Star of Nanchang di Cina ﴾setinggi 160 m﴿ pada tahun 2006 dan Singapore Flyer ﴾setinggi 165 m﴿ pada tahun 2008. London Eye atau Millenium Wheel menjadi tempat wisata berbayar terpopuler di Inggris, dengan jumlah kunjungan mencapai 3,5 juta orang per tahun.
Istana Buckingham
Buckingham Palace atau Istana Buckingham adalah istana kediaman resmi ratu Inggris di London, dan kantor pusat administratif kerajaan. Istana ini terletak diantara St James’s Park dan Green Park, tepatnya di ujung jalan The Mall, City of Westminster, London pusat.
Istana Buckingham merupakan tempat diadakannya upacara‐upacara kerajaan, tempat menerima kunjungan negara, dan tempat pelantikan jabatan. Istana ini bukan hanya rumah bagi keluarga kerajaan Inggris, tetapi juga sebagai kantor rumah tangga kerajaan, tempat bekerja bagi 450 orang stafnya, dan tempat tinggal sejumlah staf. Dengan membeli tiket masuk, pengunjung bisa memasuki Istana Buckingham dan melihat ruangan‐ruangan mewah yang didekor dengan karya seni tinggi.
Madame Tussauds
Madame Tussauds merupakan Museum lilin yang didirikan oleh Marie Tussaud, seorang seniman berkebangsaan Prancis. Madame Tussauds di London merupakan Museum lilin Madame Tussauds yang asli dan pertama didirikan, berdiri sejak tahun 1884 di Marylebone Road, London, Inggris. Saat ini Madame Tussauds telah memiliki 11 cabang yang tersebar di kota‐kota besar di beberapa negara.
Wesminter Abbey
Wesminter Abbey dengan gaya gothic yang dihiasi dengan kaca bergambar dan ukiran batu yang rumit adalah situs warisan budaya UNESCO. Sejak tahun 1066 setiap Raja atau Ratu dinobatkan di tempat ini, Wesminter Abbey juga menjadi tempat dari pernikahan anggota kerajan termasuk Ratu Elizabeth dengan Yang Mulia Duke of Edinburgh, dan Wills & Kate di tahun 2011.
17 Raja atau Ratu dan tokoh-tokoh terkenal seperti Charles Dickens, Thomas Hardy, Sir Isaac Newton, Rudyard Kipling, Charles Darwin dan Geoffrey Chaucer dimakamkan di Westminter Abbey.
Menara London
Dibangun pada tahun 1066 oleh Wiliiam teh Conqueror, Menara London dijaga oleh Beefaters (pasukan penjaga khusus Menara London) yang bertugas menjaga burung gagak hitam di menara ini. Menurut legenda jika burung gagak hitam pergi meninggalkan menara, maka White Tower (menara putih) akan runtuh dan akan terjadi musibah besar di Inggris.
Menara ini pernah menjadi penjara dan tempat untuk eksekusi hukuman bagi para bangsawan, termasuk istri-istri dari Henry VIII. Selanjutnya menara ini menjadi observatorium, gudang senjata, kebun binatang, gudang harta, dan percetak uang logam kerajaan (Royal Mint). Sekarang menjadi Museum publik di mana anda bisa mengaggumi 23,578 permata yang digunakan untuk menghias mahkota.

Bangunan Bersejarah Ini Jadi Daya Tarik Wisata di Kuba




Jakarta, Aktual.com — Republik Kuba merupakan negara Kepulauan yang terletak di Karibia, yang terdiri atas Pulau Kuba, Pulau Pemuda dan beberapa pulau kecil di sekitarnya. Ibukota sekaligus kota terbesar di negara ini adalah Havana.
Nama “Kuba” konon berasal dari sebuah kata dalam bahasa Taíno, cubanacán, yang berarti ‘tempat yang sentral’. Di sebelah utara, Kuba berbatasan dengan Amerika Serikat dan Bahama, Meksiko di sebelah barat, Kepulauan Cayman dan Jamaika di sebelah selatan, Haiti dan Republik Dominika di sebelah tenggara. Dibanding Indonesia, luas Kuba masih lebih kecil dari Pulau Jawa.
Kuba dikenal memiliki tempat-tempat wisata yang sangat menarik serta eksotis. Dan, dibalik semua itu Kuba juga dikenal dengan tempat-tempat yang seram. Dan, untuk mengurangi anggapan para wisatawan mancanegara yang ingin berkunjung ke sana, kini Kuba telah memperbanyak tempat wisata yang mengasyikkan dengan berbagai sejarah di dalamnya.
Berikut beberapa destinasi wisata jika Anda berpergian ke Kuba.
Old Havana
Dimana kita dapat melihat indahnya Matahari terbenam dari teras kebun di Hotel Nacional de Cuba, dan tempat ini mempunyai dua buah senjata kanon, yang dibombardir oleh Angkatan Laut Amerika Serikat selama perang antara Amerika dengan Spanyol.
Hotel ini dibangun pada tahun 1930 silam. Selain itu, juga pernah ditempati oleh musisi legendaris, salah satunya, Frank Sinatra.
Museum Revolusi
Museum ini dahulunya digunakan sebagai kediaman resmi presiden. Dan, Museum ini memperlihatkan sejumlah koleksi sejarah Kuba, dari semenjak masa kolonisasi Eropa pada tahun 1700-an hingga masa Revolusi Kuba.
‘Trinidad de Cuba’
Ini merupakan sebuah tempat yang ditemukan pada tahun 1954, dan telah dijadikan Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 1988. Trinidad de Cuba merupakan permata bagi negara ini, dimana pedagang gula dan budak membangun rumah-rumah mewah disekitar Plaza Mayor.
Dan, rumah dari abad ke-19 tersebut kini dialih fungsikan menjadi Galeri dan Museum. Dan, salah satunya yakni, arkeologi dan Palacio Burnet, yang dipenuhi furnitur kayu ukiran. Sementara itu, Trinidad sendiri terletak di sebelah selatan pesisir Kuba
‘Santiago de Cuba’
Santiago de Cuba terletak di sebelah timur negara tersebut, dan merupakan kota terbesar dan tertua kedua di Kuba. Setiap bulan Juli, kota ini selalu diadakan karnaval yang sangat meriah, dan memperlihatkan musik Afro-Kuba dan tarian sepanjang malam di jalanan.
Anda juga dapat melihat Museo Emilio Bacardo, yang merupakan salah satu Museum tertua di Kuba, dimana Museum ini memperlihatkan sejumlah Mummi-mummi dari Peru dan Mesir kuno.
Situs lain yang menarik untuk dikunjungi di Santiago adalah The Castillo de San Pedro de la Roca, yaitu sebuah benteng yang dibangun pada 1500an, dan dalam museum tersebut memamerkan koleksi peninggalan Perang antara Spanyol dan Amerika.
Varadero
Varadero merupakan sebuah pantai yang sangat indah dan sangat terkenal di Kuba, dimana pantai ini memiliki pasir putih sepanjang 12 mil, lapangan golf, dan tempat penginapan mewah berkelas internasional.
Seperti, Occidental, Melia, Sandals, dan Barcelo. Selain dengan pantainya yang indah, pengunjung tempat ini juga dapat beraktifitas seperti memancing, diving, dan snorkeling.

Selasa, 09 Juni 2015

Sejarah Islam yang Religius Jadi Wisata Menarik di Palestina

Sejarah Islam yang Religius Jadi Wisata Menarik di Palestina : aktual.co
Masjid Kubah Emas (Foto: Istimewa)

Ada tradisi dan kepercayaan di kalangan kaum muslimin tentang batu yang menjadi titik tolak Nabi Muhammad melakukan Mi’raj ke langit. Batu ini berada di Yerusalem, Palestina.


Jakarta, Aktual.co —Palestina adalah sebuah wilayah di Timur Tengah, yang berbatasan dengan Laut Tengah dan Sungai Yordan. Nama "Palestina" digunakan oleh penulis-penulis Yunani Kuno, dan kemudian digunakan untuk provinsi Romawi Syria Palestina.

Provinsi Romawi Timur Palestina Prima dan provinsi Umayyah dan Abbasiyah Jund Filastin ini juga dikenal sebagai Tanah Israel dan secara historis dikenal dengan nama-nama lainnya seperti Kanaan, Suriah Selatan dan Kerajaan Yerusalem.

Wilayah ini telah dikuasai oleh berbagai bangsa yaitu, orang Mesir Kuno, bangsa Kanaan, Bani Israil,  masyarakat Assyiria,  bangsa Babilonia,  orang Farsi,  bangsa Yunani Kuno,  bangsa Romawi,  orang Romawi Timur, Kekhalifahan Arab Sunni, Kekhalifahan Fatimiyah Syi'ah,  orang Salibi, Ayyubiyyah, Mamluk, Turki Utsmani, orang Britania, orang Israel modern dan Bangsa Palestina.

Palestina terletak di lokasi yang strategis, di antara Mesir, Suriah dan Jazirah Arab, dan tempat lahirnya Agama Yahudi dan Kristen. Wilayah ini mempunyai sejarah yang panjang dan menarik sebagai persimpangan untuk agama, budaya, peradagangan dan politik.

Namun tahukah Anda, bahwa ada beberapa hal yang menarik dari negara Palestina. Berikut hal –hal menarik yang bisa Anda kunjungi di Palestina, :

Masjid Kubah Emas dan Masjid Al Aqsha
Dua masjid yang paling terkenal adalah Masjid Kubah Emas, yang menempati lahan Bait Suci yang dibangun Salomo di masa lalu ketika Israel masih berbentuk Kerajaan Israel dan Masjid Al Aqsha yang letaknya berdekatan dengan Tembok Ratapan, tempat paling sakral bagi umat Yahudi saat ini.

Jika ada bisa datang ke Yerusalem, maka anda dengan mudah masuk ke area Tembok Ratapan sedangkan area Masjid Kubah Emas (Golden Dome) dan Al Aqsha tidak bebas dimasuki oleh turis khususnya kalangan Kristen.
Sebagian sejarawan juga menyatakan bahwa pembangunan Kubah ini untuk mencegah agar kaum muslimin tidak terpesona dengan kemegahan agama lain.

Uang sebanyak 10,000 dinar emas kemudian dilebur untuk melapisi bagian luar kubah tersebut. Jadi, Masjid Kubah Emas atau Qubah ash Shakhra inilah yang melingkupi batu tersebut hingga kini.

Kisah Batu Terbang Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dan Kubah Emas.
Ada tradisi dan kepercayaan di kalangan kaum muslimin tentang batu yang menjadi titik tolak Nabi Muhammad melakukan Mi’raj ke langit. Batu ini berada di Yerusalem, Palestina.

Sejak lama batu tersebut telah memperoleh penghormatan dari kaum muslimin. Bahkan konon ceritanya, Khalifah Umar bin Khathab juga mengunjungi batu ini setelah ia menundukkan Yerusalem.

Ketika Khalifah Abdul Malik bin Marwan berkuasa, ia memerintahkan pembangunan Qubah ash Shakhra (Kubah Batu) di tahun 685 M yang melindungi batu tersebut dan para pengunjungnya dari terik dan dingin.

Nyatanya, batu ini benar ada di wilayah Mount Temple atau Gunung Kuil.  Sebagian mempercayai kuil tersebut dibangun di atas batu yang sama. Kaum muslimin menyebut wilayah tersebut sebagai Haram al Quds al Syarif atau Kawasan Suci dan Mulia.

Wilayah suci yang pernah menjadi kiblat pertama kaum muslimin ini. Tidak mengherankan jika kemudian Masjid Kubah Emas ini menjadi simbol dari wilayah suci Al Quds dan bahkan Palestina secara umum.

Mereka yang pernah mengunjungi atau melihat bagian dalam Masjid Kubah Emas ini tentu akan melihat keunikan sang batu. Keunikan inilah yang, kemudian memunculkan cerita dan legenda tentang batu yang ingin terbang mengikuti Nabi ke langit.

Bangunan Unik & Megah di Kuwait (2): Masjid Fatima dan Piramida

Bangunan Unik & Megah di Kuwait (2): Masjid Fatima dan Piramida  : aktual.co

Masjid Sheihka Fatima di Kuwait (Foto: Istimewa)

Masjid Sheihka Fatima, Masjid seperti lonceng dan sebatang lilin di Kuwait. Masjid ini berada di kawasan sub urban Abdullah Al-Salem di kota Kuwait, menjadi salah satu Masjid megah, modern dan mewah namun unik.


Jakarta, Aktual.co — Diberitakan Aktual.co sebelumnya, Negeri Arab Teluk, Kuwait bertabur Masjid indah. Tak sekedar unik, tapi juga megah dan mewah dan tentu saja padat dengan jemaah terutama di bulan Ramadan.

Berikut beberapa Masjid unik di negara Kuwait
Masjid Nasser Al-Sabah atau Masjid Piramida
Selain memiliki masjid mirip Taj Mahal, Kuwait masih memiliki Masjid unik lainnya yakni Masjid Piramida. Masjid berbentuk tak biasa ini sebenarnya bernama Masjid Muhammad Nasser El Saba atau Masjid Sheikh Nasser. Namun, karena bentuknya yang memang berbentuk segitiga seperti piramida, maka kebanyakan pengunjung lebih menyebutnya sebagai Masjid Piramida.

Masjid Sheikh Nasser berada di kawasan Ras Salmiya di kota Kuwait. Ruang utama masjid ini berukuran 30 x 26 meter ditambah dengan  ruangan dua lantai dibelakangnya terhubung langsung dengan Masjid yang merupakan area berwudhu dan kantor pengelola masjid di lantai dasarnya. Sedangkan, pada lantai dua merupakan area sholat khusus jemaah wanita, perpustakaan dan pusat riset Islam.

Berdiri di atas lahan seluas 2.150 meter persegi juga dilengkapi juga dengan menara tunggal setinggi 50 meter. Proyek pembangunannya selesai pada tahun 1981 yang lalu menghabiskan dana sebesar US$ 3.000.000 Dolar Amerika dan ditangani oleh biro Arsitek Bereau D’architecture, Henri Montoris dari Belgia.

Masjid Fatima, Berbentuk Lonceng
Masjid Sheihka Fatima, Masjid seperti lonceng dan sebatang lilin di Kuwait. Masjid ini berada di kawasan sub urban Abdullah Al-Salem di kota Kuwait, menjadi salah satu Masjid megah, modern dan mewah namun unik.

Seperti Masjid masjid lainnya di Negara Kuwait, Masjid ini pun dipadati jemaah terutama selama bulan suci Ramadan.

Rancangannya begitu unik dengan bentuknya yang tak lazim, tidak seperti bangunan Masjid seperti biasanya, apalagi letaknya yang notabene di tanah arab. Masjid Fatima dibangun menyerupai sebuah lonceng dalam ukuran super besar.

Dibangun tahun 1982, Masjid Sheikha Fatima memadukan antara arsitektural tradisional dan teknologi konstruksi modern dalam sebuah harmoni. Bentuk lonceng pada masjid ini adalah Kubah Masjid.

Kubah di Masjid ini tidak lagi sebagai sebuah komponen estetika melainkan masjidnya sendiri yang menciptakan ruang terbuka begitu besar di dalamnya, dengan sebuah teknologi konstruksi yang baru, inovatif dan unik.

Dibentuk dari bahan plastik dan kaca Alblaks, dihias dengan ukiran kaligrafi Al-Qur’an di atas material kayu dalam berbagai bentuk garis lurus dan geometris pada lampu gantungnya dipadu dengan material kaca anti noda.

Tak hanya itu, keunikan Masjid ini pun terlihat pada rancangan menaranya yang mirip sebatang lilin. Memberikan keseimbangan antara kemampuan rancangan arsitektural dari kubah lonceng, menara dan elemen lainnya.

Bangunan Unik & Megah di Kuwait (1): Masjid As-Sadiqa Fatimatul Zahra

Bangunan Unik & Megah di Kuwait (1): Masjid As-Sadiqa Fatimatul Zahra  : aktual.co
Masjid As-Sadiqa Fatimatul Zahra, di Kuwait (Foto: Istimewa)

Pemerintah Kuwait telah membangun sebuah Masjid dengan meniru bentuk bangunan Taj Mahal di India. Taj Mahal – nya Kuwait itu diberi nama Masjid As-Sadiqa Fatimatul Zahra.


Jakarta, Aktual.co —Kuwait merupakan negara yang kaya akan minyak. Negara itu diapit oleh tetangganya yang cukup berpengaruh seperti Arab Saudi di selatan, Irak utara dan Iran di timur.

Penduduk Kuwait, secara tradisional mencari nafkah dari pembuatan kapal, budidaya mutiara, perikanan, dan beternak.

Minyak telah mengubah perekonomian negara Kuwait karena  membantu negara ini membiayai berbagai program kesejahteraan sosial bagi warganya.

Negeri Arab Teluk yang satu ini bertabur Masjid indah. Tak sekedar unik, tapi juga megah dan mewah dan tentu saja padat dengan jemaah terutama di bulan Ramadan.

Berikut beberapa Masjid unik di negara Kuwait
Masjid Agung Kuwait

Masjid Agung Kuwait berada di Mubarak al-Kabir Street / Arabian Gulf Street dikawasan Sawaber, kota Kuwait. Lokasinya berdiri berseberangan dengan Istana Sief (Sief Palace), Istana yang terkenal dengan Menara Jam-nya yang besar seperti layaknya Big Ben di London atau Jam Gadang di Bukit Tinggi (Sumatera Barat).

Istana Sief merupakan pusat pemerintahan Kuwait, lokasinya persis berad di tepian teluk Kuwait. Masjid Agung Kuwait merupakan salah satu contoh dari arsitektural Islam yang sempurna di jantung kota Kuwait. Dan, kehadirannya menjadi salah satu daya tarik utama di kota ini.

Perpaduan antara gaya arsitektur tradisional Islam dan keindahan kaligrafi menjadi ciri utama Masjid ini. Sisi kiblat masjid di hias dengan kaligrafi Al Quran dengan gaya Kufi menggunakan perpaduan warna dan bentuk yang menawan, memunculkan karakter dan warna khas Padang Pasir dan kawasan Teluk tempatnya berdiri.

Ruang utama Masjid dilengkapi dengan empat lampu gantung yang sangat indah memadukan material tembaga dan kayu menghasilkan perpaduan yang indah alami menggantung dari kubah utama. Salah satu ukiran kaligrafi indah di Masjid ini adalah ukiran kaligrafi Asma Ul Husna (99 nama-nama Allah SWT).

Masjid As-Sadiqa Fatimatul Zahra
Bangunan ini menjiplak bangunan Taj Mahal di India. Warga kota Kuwait yang ingin menyaksikan keindahan bangunan Taj Mahal, kini tidak perlu jauh jauh ke India.

Pemerintah Kuwait telah membangun sebuah Masjid dengan meniru bentuk bangunan Taj Mahal di India. Taj Mahal – nya Kuwait itu diberi nama Masjid As-Sadiqa Fatimatul Zahra.

Masjid bergaya Taj Mahal ini merupakan salah satu tujuan wisata religi paling populer di Kuwait selain Masjid Agung Kuwait yang merupakan Masjid Nasional.

Lokasi-nya berdiri tak jauh dari Bandara Internasional Kuwait, menjadikannya sebagai salah satu pemandangan indah bagi para penumpang pesawat yang melintas.

Tampilan luar Masjid ini memang dibangun meniru Taj Mahal namun bagian dalamnya sama sekali berbeda. Taj Mahal dibangun sebagai Maosoleum (makam) bagi Mumtaz Mahal, istri dari Shah Jehan (Raja dari Kerajaan Islam Mughal) tahun 1632 sebagai bentuk cintanya yang mendalam. Namun Taj Mahal di Kuwait ini adalah sebuah Masjid, di dalamnya tentu saja berupa ruang salat lengkap dengan mihrab dan mimbar.

Obyek Wisata Sejarah Eksotis di Lebanon

Obyek Wisata Sejarah Eksotis di Lebanon  : aktual.co
Byblos di Lebanon (Foto: Istimewa)

Byblos, merupakan nama Yunani untuk kota Fenisia Gebal. Kota ini berada di bawah pemerintahan Ke-Gubernuran ‘Gunung Lebanon’.


Jakarta, Aktual.co —Lebanon merupakan salah satu negara di Timur Tengah yang memiliki keunikan dibanding negara-negara Arab lainnya.

Negara ini juga merupakan satu negara di Timur Tengah yang para elite-nya memiliki hubungan erat dengan dunia Barat, terutama Prancis dan Amerika Serikat dalam bidang ekonomi dan kebudayaan.

Maka tak heran jika ada yang mengatakan bahwa Lebanon adalah “Jendela Timur Tengah untuk melihat Barat”. Secara geografis, negara seluas 10.452 kilometer persegi ini posisinya sangat strategis dibatasi oleh Laut Mediterania.

Itu sebabnya negeri ini memiliki iklim Mediteran dengan 4 musim, hangat terasa saat musim panas, dan basah serta dingin di musim dingin.

Namun demikian, musim dingin disana tidaklah menusuk seperti di negeri Eropa pada umumnya, karena salju hanya menghampiri kawasan pegunungan tidak sampai ke kota.

Keunikan alam Lebanon yang bisa dinikmati pengunjung yaitu, saat musim dingin datang antara November hingga Februari. Bayangkan dalam sehari kita bisa menikmati panasnya berjemur di pantai, kemudian bermain salju dan ski di daerah Faraya.

Kawasan wisata Faraya memang terkenal di seluruh Jazirah Arab dan Timur Tengah.  Berikut beberapa tempat wisata lainnya yang ada di Lebanon, :

Baalbeck
Kota tua yang usianya 2000 tahun dan dinobatkan UNESCO sebagai kota warisan dunia. Awalnya Baalbeck dahulu merupakan tempat tinggal bangsa Phoenicia sebelum akhirnya dikuasai bangsa Yunani 323-64 Sebelum Masehi.

Baal sendiri diambil dari nama Dewa Baal yang disembah Bangsa Phoenicia, sebelum akhirnya kota ini berganti nama menjadi Heliopolis atau kota Matahari di zaman Yunani Kuno.

Kota yang menjadi koloni Romawi ini banyak sekali berdiri kuil raksasa sebagai persembahan bagi Dewa Jupiter. Setidaknya dibutuhkan 300 tahun untuk pengerjaan pembangunannya.

Dan, ini berlangsung hingga Roma berganti kaisar sebanyak enam kali. Megahnya bangunan kompleks kuil ini semakin terasa bilamana kita memperhatikan ukuran batu raksasa yang membentuk pilar-pilar.

Byblos
Byblos, merupakan nama Yunani untuk kota Fenisia Gebal. Kota ini berada di bawah pemerintahan Ke-Gubernuran ‘Gunung Lebanon’. Byblos diyakini telah dihuni pertama kali antara tahun 8800 dan 7000 SM, dan menurut fragmen-fragmen yang dibuat oleh imam Fenisia legendaris dari zaman sebelum Homer yang bernama Sanchuniathon.

Kota ini pertama kali dibangun oleh Cronus sebagai kota pertama di Fenisia. Merupakan salah satu kota tertua di dunia yang terus menerus dihuni dan situs yang terus menerus dihuni sejak tahun 5000 SM.

Sekarang, tempat itu dinyatakan sebagai sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO, dan merupakan salah satu objek pariwisata di Lebanon.

Jejak Ratu Bilqis-Nabi Sulaiman Hingga Ghumdan Palace Jadi Daya Tarik Yaman

Jejak Ratu Bilqis-Nabi Sulaiman Hingga Ghumdan Palace Jadi Daya Tarik Yaman : aktual.co
Napak tilas Ratu Balqis dan Nabi Sulaiman di Yaman (Foto: Istimewa)

Yang paling bersejarah dari negeri Yaman adalah Napak Tilas Kerajaan Ratu Bilqis. Ketika kita mengunjungi puing-puing bekas Istana Ratu Bilqis ini di Negara Yaman ingatan dan fantasi kita pasti tidak akan lepas dari kisah cinta yang sangat menggetarkan antara Ratu Bilqis dan Nabi Sulaiman.


Jakarta, Aktual.co — Republik Yaman adalah sebuah negara di Jazirah Arab di Asia Barat Daya, bagian dari Timur Tengah. Yaman berbatasan dengan Laut Arab di sebelah selatan, Teluk Aden dan Laut Merah di sebelah barat, Oman di sebelah timur dan Arab Saudi di sebelah utara. Orang-orang keturunan Arab di Indonesia sebagian besarnya berasal dari negara ini.

Penduduk Yaman diperkirakan berjumlah sekitar 23 juta jiwa. Luas negara ini sekitar 530.000 km2 dan wilayahnya meliputi lebih dari 200 pulau. Pulau terbesarnya, Sokotra, terletak sekitar 415 kilometer dari selatan Yaman, di lepas pantai Somalia. Yaman merupakan satu-satunya Republik di Jazirah Arab. Negeri ini kaya akan objek wisata.

Di antaranya ada Ghundam Palace, Museum Nasional Yaman, dan juga Kerajaan Ratu Bilqis. Berikut ulasan yang disajikan Aktual.co.

Ghumdan Palace
Bangunan ini yaitu, sebuah istana kuno dan benteng di Sana'a, Yaman . Ini bagian dari Sana'a membentuk keunggulan yang diketahui mengandung puing-puing dari zaman kuno.

Tempat ini terletak di ujung tenggara ekstrim dari Sana'a kota tua berdinding, Al-Qasr, sebelah barat di mana Masjid Agung Sana'a kemudian dibangun. Tempat ini merupakan bagian dari UNESCO Situs Warisan Dunia dari Kota Tua Sana'a.

Hal ini kadang-kadang disebut sebagai Ghumdan Tower. Ghumdan Palace tower, bangunan bertingkat tinggi 20 lantai, diyakini oleh beberapa orang untuk menjadi gedung pencakar langit yang paling awal di dunia.

Museum Nasional Yaman
Museum ini berada di Sana'a, Yaman.  Didirikan pada tahun 1971 di Dar Al-Syukurnya (Istana Gratefulness) yang merupakan salah satu Imam Istana Yaman. Museum baru saja pindah ke sebuah gedung di dekatnya disebut Dar Al-Sada (Istana Happiness).

Relokasi itu dibuat untuk merenovasi istana, karena masih membutuhkan banyak ruang mengingat meningkatnya jumlah artefak sepanjang sejarah Yaman .

Museum ini berisi artefak dari Yaman kuno yang dikumpulkan dari situs arkeologi yang berbeda. Museum Nasional terdiri dari bangunan empat lantai dan ruangan yang telah disediakan untuk presentasi artefak langka dan monumen.

Napak Tilas Kerajaan Ratu Bilqis
Yang paling bersejarah dari negeri Yaman adalah Napak Tilas Kerajaan Ratu Bilqis. Ketika kita mengunjungi puing-puing bekas Istana Ratu Bilqis ini di Negara Yaman ingatan dan fantasi kita pasti tidak akan lepas dari kisah cinta yang sangat menggetarkan antara Ratu Bilqis dan Nabi Sulaiman.

Letak Istana Ratu bilqis ini tidak jauh dengan pusat ibukota Yaman – Sana’a, perjalanan hanya sekitar 45 menit.

Wisata sejarah di tempat ini sungguh menakjubkan. Meski hanya tinggal puing-puing bangunan istana namun ada sebuah bangunan yang kokoh berdiri di atas bongkahan batu.

Bangunan ini bagai sebuah candi di Jawa yang begitu kokoh berdiri meski sudah berumur ribuhan tahun. Dari keterangan sejarah Negara Yaman, kerajaan Saba’ mula berdiri pada tahun 950 S.M.

Pada mulanya ia hanya berdiri sebagai satu kerajaan yang kecil saja; kemudian bertambah menjadi lebih besar dan meluas, sementara itu kerajaan Ma’in dan Qutban semakin kecil dan lemah, akhirnya roboh dan dipusakai kekuasaannya oleh kerajaan Saba’; bahkan Hadramaut pun digabungkan dengan Kerajaan Saba’ ini.

Kerajaan Saba’ berdiri dengan megahnya pada tahun 115 S.M. Kemasyhuran Kerajaan Saba’ berpokok pangkal kerana Ratunya yang terkenal bernama Ratu Bilqis.
(sumber)
 

Yuk, Telusur Rekam Jejak Sejarah dan Panorama Alam di Oman

Yuk, Telusur Rekam Jejak Sejarah dan Panorama Alam di Oman : aktual.co
Bahla Fort di Oman (Foto: Istimewa)

Bahla Fort adalah salah satu dari empat benteng bersejarah yang terletak di kaki Djebel Akhdar dataran tinggi di Oman . Dibangun pada abad ke-13 dan ke-14, ketika Oasis dari Bahla makmur di bawah kendali sukui Bani Nebhan.


Jakarta, Aktual.co — Oman merupakan sebuah negara Arab di kawasan Asia Barat Daya di pesisir tenggara Jazirah Arab. Oman berbatasan dengan Uni Emirat Arab (UEA) di barat-laut,  Arab Saudi di barat, dan Yaman di barat-daya.  Pesisir tersebut terbentuk oleh Laut Arab di tenggara dan Teluk Oman di timur-laut.

Oman yakni, sebuah Monarki mutlak, di mana Sultan Oman menjalankan kewenangan paripurna. Namun demikian,  Parlemen memiliki beberapa kekuasaan Legislatif dan pengawasan. Pada bulan November 2010, Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) menyatakan, bahwa Oman, di antara 135 negara sedunia, merupakan negara yang paling terperbaiki dalam 40 tahun terakhir.

Menurut indeks-indeks internasional,  Oman yakni salah satu negara yang paling maju dan stabil di Dunia Arab.

Ber-travelling di negara Oman sangat menarik dibandingkan negara lainnya. Oman memiliki beberapa referensi tempat wisata yang sayang jika dilewatkan. Berikut beberapa ulasan yang disajikan Aktual.co:

Jebel Akhdar
Jabal Akhdar merupakan bagian dari Pegunungan Al Hajar di sekitar Oman , yang membentang sekitar 300 km (186 mil) barat laut ke tenggara, antara 50-100 km (31-62 mil) pedalaman dari Teluk seputar pantai Oman.

Ini merupakan salah satu kawasan yang paling spektakuler Oman. Titik tertinggi, Jabal Shams (Mountain of the Sun), sekitar 3.000 meter (sekitar 9.800 kaki) tinggi. Ini adalah titik tertinggi di Oman dan seluruh bagian timur Saudi . Ini terdiri bagian utama dari Al Hajar Pegunungan jangkauan, dan terletak sekitar 150 km (93 mil) dari Muscat .

Rentang ini sebagian besar gurun , tetapi pada ketinggian yang lebih tinggi menerima sekitar 300 mm (12 in) dari curah hujan setiap tahunnya, cukup lembab untuk memungkinkan pertumbuhan semak dan pohon dan mendukung pertanian .

Inilah yang memberikan pegunungan nama 'hijau' mereka. musim panas menyediakan, pengunjung dengan udara segar yang dikelilingi oleh batu hati.

Wilayah ini sekitar 45 menit berkendara dari Nizwa dan terkenal tradisional air mawar ekstraksi dan produk pertanian termasuk delima , aprikot , peach dan kenari .  Jebel sebagian besar dihuni oleh kuno Arab suku Bani Riyam (Al Riyamy).

Sebagian keturunan suku sekarang di kota-kota terdekat seperti Nizwa dan Izki ; beberapa menghuni Ibra.

Bahla Fort
Bahla Fort adalah salah satu dari empat benteng bersejarah yang terletak di kaki Djebel Akhdar dataran tinggi di Oman . Dibangun pada abad ke-13 dan ke-14, ketika Oasis dari Bahla makmur di bawah kendali sukui Bani Nebhan.

Benteng ini tidak dikembalikan atau dilestarikan sebelum tahun 1987, dan telah jatuh ke dalam keadaan berbahaya, dengan bagian dinding runtuh setiap tahun di musim hujan. Benteng ini menjadi Situs Warisan  Dunia UNESCO pada tahun 1987.

The Fort di Bahla, bersama-sama dengan benteng di dekatnya di Izki dan Nizwa , dan satu lagi di utara Rustaq , adalah pusat dari Kharajite perlawanan terhadap ‘normalisasi’ dari Khalifah Harun al-Rasyid . Kota Bahla, termasuk Oasis , suq dan kelapa grove, yang itu sendiri dikelilingi oleh dinding adobe sekitar 12 km panjang. Kota ini juga dikenal dengan tembikar .

Masjid Agung Sultan Qaboos
Masjid Agung Sultan Qaboos adalah sebuah Masjid yang berada di Muskat Oman. Masjid ini diresmikan oleh Sultan Qaboos pada tahun 2001 dan sempat mendapat rekor dunia sebagai masjid dengan karpet buatan tangan terbesar di dunia , kini menjadi rekor terbesar kedua dunia seiring diresmikannya Masjid Agung Sheikh Zayed di kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab tahun 2007

The Royal Opera House Muscat (Robin)
The Royal Opera House Muscat adalah tempat utama di Oman untuk seni dan budaya musik. Opera house terletak di Shati Al Qurm distrik Muscat, Oman . Dibangun atas perintah kerajaan Sultan Qaboos dari Oman, Royal Opera House mencerminkan arsitektur Oman kontemporer, dan memiliki kapasitas untuk menampung maksimal 1.100 orang.

Opera house kompleks terdiri dari teater konser, auditorium, taman-taman formal, pasar budaya dengan ritel, restoran mewah dan pusat seni untuk musik, teater dan opera produksi.

Itulah beberapa destinasi jika ingin bepergian ke Negara Oman. Semoga bermanfaat bagi Anda wisatawan Muslim.
(sumber)

Bahrain Kota Eksotis yang Penuh dengan Sejarah Islam

Bahrain Kota Eksotis yang Penuh dengan Sejarah Islam : aktual.co
Masjid Al-Fateh, di Bahrain (Foto: Istimewa)

Masjid Bahrain ini adalah salah satu Masjid terbesar di dunia, meliputi 6.500 meter persegi dan memiliki kapasitas untuk menampung lebih dari 7.000 jamaah pada suatu waktu.


Jakarta, Aktual.co — Kerajaan Bahrain adalah sebuah negara kepulauan di Teluk Persia yang tidak mempunyai perbatasan. Teluk Bahrain memisahkan negara Qatar dan Arab Saudi. Tetangga Bahrain, Arab Saudi terletak di sebelah barat dan disambungkan ke Bahrain melalui Tambak Raja Fahd yang dibuka secara resmi pada 25 November 1986 dan Qatar di sebelah selatan menyeberangi Teluk Persia. Luas wilayahnya hampir setara dengan luas wilayah DKI Jakarta.

Bahrain telah ditempati oleh manusia sejak zaman pra-sejarah. Lokasinya yang strategis di Teluk Persia telah berpengaruh bagi orang-orang Assyria, Babilonia, Yunani, Persia, dan terakhir sekali Arab (penduduknya kemudian menjadi Muslim).

Bahrain pada zaman silam dikenal sebagai Dilmun, Tylos (nama Yunaninya, red), Awal, malah Mishmahig sewaktu di bawah pemerintahan Kesultanan Persia.

Sejarah pada zaman Kesultanan yang kini, membuat Bahrain menjadi tempat wisata menarik di Timur Tengah.

Berikut bebreapa tempat wisata yang dapat dijadikan rekomendasi ketika Anda mengunjungi negara Bahrain.

Bahrain National Museum
Museum ini adalah yang terbesar dan salah satu masyarakat Museum tertua di Bahrain . Hal ini dibangun di dekat King Faisal Jalan Raya di Manama dan dibuka pada Desember 1988 silam.

Ditaksir senilai US$ 30 juta, harga kompleks Museum yang mencakup 27.800 meter persegi terdiri dari dua bangunan. Sementara itu, The National Theatre of Bahrain terletak di sebelah Museum.

The Barbar Temple
The Barbar Temple yaitu, situs arkeologi yang terletak di Desa Barbar , Bahrain , dan dianggap sebagai bagian dari Dilmun budaya. Fakta terbaru dari tiga kuil Barbar ditemukan kembali oleh tim arkeologi Denmark di tahun 1954 silam.

Sebanyak dua candi ditemukan di situs dengan sejarah tertua kembali ke 3000 SM. Candi-candi yang dibangun dari susunan batu kapur, diyakini telah diukir dari Pulau Jedah.

Beit Al-Quran
Beit Al Quran yakni, kompleks yang didedikasikan untuk seni Islam dan terletak di Hoora, Bahrain. Didirikan pada 1990, kompleks ini paling terkenal dengan artefak Museum Islamnya, yang telah diakui sebagai salah satu Museum Islam yang paling terkenal di dunia.

Arad Fort
Arad fort merupakan benteng ke-15 di Arad, Bahrain. Arad Fort dibangun dengan gaya khas Islam benteng selama abad ke-15 sebelum Portugis menginvasi Bahrain pada 1622 SM.

Benteng ini merupakan salah satu benteng pertahanan terbaik di Bahrain. Di masa lalu, ada batas kanal kelautan yang tidak dapat diakses yang dikendalikan oleh masyarakat setempat untuk mencegah kapal dari menerobos ke pulau dimana benteng berada.

Benteng persegi ini dimana di setiap sudut ada sebuah menara silinder. Benteng ini dikelilingi oleh parit kecil yang digunakan untuk mengisi air dari dalam sumur yang dibor. Di setiap sudut dinding bagian atas benteng terdapat hidung berbentuk bukaan untuk penembak jitu.

Masjid Al-Fateh
Masjid Bahrain ini adalah salah satu Masjid terbesar di dunia, meliputi 6.500 meter persegi dan memiliki kapasitas untuk menampung lebih dari 7.000 jamaah pada suatu waktu.

Masjid ini dibangun oleh almarhum Sheikh Isa bin Salman Al Khalifa pada tahun 1987 dan diberi nama setelah Ahmed Al Fateh , penakluk Bahrain. Pada tahun 2006, Al-Fateh menjadi situs dari Perpustakaan Nasional Bahrain.

(sumber)

Peninggalan Islam Kuno-Modern Jadi Daya Tarik Wisata Uzbekistan

Peninggalan Islam Kuno-Modern Jadi Daya Tarik Wisata Uzbekistan : aktual.co
Masjid Jami, di Bukhara, Uzbekistan (Foto: Istimewa/ Ilustrasi)


Jizzakh terletak di sebelah utara kaki Gunung Nuratau, di dekat sungau Sanzar. Kota ini termasuk rute yang dilalui oleh Jalan Sutera. Jizzakh menawarkan pemandangan alam yang indah dan menawan. Di sana masih terdapat permukiman dan benteng-­benteng kuno.


Jakarta, Aktual.co — Republik Uzbekistan, adalah negara di Asia Tengah, yang sebelumnya merupakan bagian dari Uni Soviet. Negara dengan wilayah yang terkurung daratan ini berbatasan dengan Kazakhstan di sebelah barat dan utara; Kirgizstan, Tajikistan di timur; dan Afganistan dan Turkmenistan di selatan.

Bahasa resmi satu-satunya adalah bahasa Uzbek, sebuah bahasa Turkik. Dan bahasa Rusia di Negara ini, tetap dipergunakan secara luas.

Wilayah Uzbekistan telah dihuni sejak milennium kedua SM. Ada temuan-temuan perkakas purba manusia serta monumen-monumen di daerah Ferghana, Tashkent, Bukhara, Khorezm (Khwarezm, Khorasmia) dan Samarkand. Berikut daya tarik wisata di Uzbekhistan, :

1. Tashkent
Tashkent adalah ibukota Negara Uzbekistan. Kota ini merupakan kota metropolis yang dihuni oleh 3 juta orang. Jika Anda mengunjungi Tashkent, Anda akan melihat jalan utama kota yang lurus dan lebar, sudut kota yang dihiasi taman zamrud hijau, dan air mancur yang dihiasi untaian kristal.

Tashkent merupakan kota unik, yang memadukan unsur klasik khas oriental dengan unsur modern. Bangunan abad pertengahan masih berdiri kokoh, namun gedung pencakar langit yang megah pun ikut menghiasi kota. Di kota ini, Anda akan disuguhi beragam kuliner khas negara ini, Eropa, Timur Tengah, dan Rusia.

Tak hanya itu,Tashkent adalah kota pusat makanan tradisional. Sepanjang jalan antara Madrasah Kukeldash hingga Pasar Chorsu, Anda akan menemukan kafe dan rumah makan yang menyajikan kebab, shaurma, somsa, dan kuliner lainnya. Anda juga dapat mengunjungi Pilaf Center di dekat lapangan tenis Yunus­Obod. Di sana, Anda dapat mencoba mencicipi pilaf (makanan khas) yang biasa disajikan di pesta pernikahan.

2. Jizzakh
Jizzakh terletak di sebelah utara kaki Gunung Nuratau, di dekat sungau Sanzar. Kota ini termasuk rute yang dilalui oleh Jalan Sutera. Jizzakh menawarkan pemandangan alam yang indah dan menawan. Di sana masih terdapat permukiman dan benteng-­benteng kuno.

3. Samarkand
Samarkand merupakan kota terbesar kedua di Uzbekistan. Umurnya sama tua dengan Babilonia dan Roma. Karena sekitar 2.500 tahun lalu, kota ini telah menjadi saksi pergolakan di masa Alexander Agung, Gengis­Khan, dan Timurleng.

Dengan demikian, wajar jika budaya Samarkan banyak dipengaruhi budaya Iran, India, Mongolia, dan sedikit budaya Barat. Samarkand merupakan kota yang sangat indah dan megah.

Tidak mengherankan kota ini dijuluki sebagai Roma Timur. Posisinya yang strategis membuat kota ini menjadi salah satu kota utama di Asia Tengah. Di sana, terdapat banyak peninggalan sejarah, baik yang bernilai material maupun spiritual, seperti bangunan dengan arsitektur klasik, warisan sekolah seni dan imiah, monumen klasik, dan lain­lain. Hal ini membuat Samarkand masuk ke dalam daftar warisan duni oleh UNESCO.

4. Bukhara
Bukhara dijuluki juga sebagai kota suci. Merupakan kota yang paling kuno dan bersejarah. Didirikan pada abad ke­13 sebelum masehi (SM). Kota ini merupakan pusat komersial pada jalur sutera.

Selain itu, kota ini juga pernah menjadi pusat pembelajaran agama Islam yang terkenal di dunia. Di kota ini, terdapat lebih dari 350 Masjid dan 100 Perguruan Tinggi agama. Di sini juga terdapat makam Imam Syekh Naqsabandi, seorang tokoh sufi terkenal.

Terdapat lebih dari 140 monumen di kota ini. Tempat lain yang dapat dikunjungi di Bukhara adalah Madrasah Mini­Arab, Registant Square, Masjid Jami, dan lain­-lain.
Ferro Maulana - 
 

Harmonisasi Islam-Non Islam pada Bangunan Tua-Modern di Spanyol

Harmonisasi Islam-Non Islam pada Bangunan Tua-Modern di Spanyol : aktual.co
Istana Al Hambra, di Spanyol (Foto : Istimewa)


Istana Al Hambra dibangun pada abad ke-14 oleh Sultan Banu. Al Hambra adalah kompleks istana, peninggalan kerajaan zaman keemasan Andalusia yang terletak di sebuah bukit di tepi kota provinsi Granada wilayah Andalusia, Spanyol Selatan.


Jakarta, Aktual.co — Spanyol merupakan sebuah negara yang beribu kota di Madrid yang berada di wilayah Eropa Barat. Negara ini lebih dikenal sebagai 'Sun Drenched and Wild Land'.

Spanyol adalah salah satu negara yang memiliki banyak tempat wisata yang menarik. Seperti "Toreros '(Petarung Banteng dan' flamenco bailaors '(penari). Juga tak kalah popular yakni, Paella dan 'Pitcher Sangria', dimana tempat ini cukup mengagumkan.

Negara ini juga dikenal, karena keindahan serta kemegahannya.  Bagi turis, Anda dapat menikmati berbagai atraksi terkenal di Spanyol seperti mengunjungi Alhambra di Granada, melihat arsitektur yang menakjubkan dari Frank Gehry, Ski di Sierra gunung Nevada, melihat pemandangan spektakuler di Ronda, mengunjungi Barcelona, menikmati Seni Spanyol dan masih banyak lagi.

Berikut beberapa tempat menarik di Spanyol yang saying bila Anda lewatkan. :
Istana Al Hambra
Istana ini dibangun pada abad ke-14 oleh Sultan Banu. Al Hambra adalah kompleks istana, peninggalan kerajaan zaman keemasan Andalusia yang terletak di sebuah bukit di tepi kota provinsi Granada wilayah Andalusia, Spanyol Selatan.

Alhambra juga salah satu cuplikan budaya teratas yang pernah dicapai oleh bangsa Eropa. Kompleks Istana Al Hambra itu berusia sekitar 1300 tahun, dan pernah menjadi pemukiman oleh sebanyak empat puluh ribu orang, lengkap dengan perumahan, sekolah dan taman-taman dan kebun mereka.

Istana Al Hambra sekarang telah menjadi salah satu tempat wisata di Spanyol dan memiliki banyak pengunjung yang datang ke Granada hanya untuk melihat Isatana Alhambra.

Gereja Sagrada Familia
Tempat ini merupakan Gereja katolik Roma yang berada di Barcelona, Catalonia Spanyol. gereja ini dirancang dengan gaya arsitektur modernisme oleh seorang arsitek Catalan,

 Antoni Gaudi dari tahun 1852-1926. setelah itu dilanjutkan oleh Domenech Sugranves. oleh UNESCO, gerfeja ini dimasukan dalam daftar salah satu warisan dunia.

Gereja ini memeiliki 18 menara yang melambangkan Yesus Kristus, 12 murid Yesus dan 4 Penginjil.  Hingga sekarang, Gereja ini  sangat populer dikunjungi oleh wisatawan mancanegara, karena keunikan arsitektur bangunannya tersebut.

Valencia
Di kota Valencia terdapat sebuah bangunan tua yang menggunakan gaya ‘gothic’. Banyak sekali bangunan yang pastinya bisa mengesankan Anda ketika Anda berkunjung ke kota yang satu ini. Anda bisa mengambil beberapa foto untuk mengabadikan momen yang sangat berharga ini.

Guggenheim Museum Bilbao
Guggenheim Museum Bilbao yaitu, Museum Seni Modern dan Kontemporer, yang dirancang oleh Arsitek Kanada-Amerika Frank Gehry , dan terletak di Bilbao , Basque Country , Spanyol .

Museum ini diresmikan pada tanggal 18 Oktober 1997 silam, oleh mantan Raja Juan Carlos I dari Spanyol. Dibangun di samping sungai Nervion , yang berjalan melalui kota Bilbao ke Laut Cantabria , itu adalah salah satu dari beberapa museum milik Solomon R. Guggenheim Foundation dan fitur pameran permanen dan mengunjungi karya-karya seniman Spanyol dan internasional.
Ferro Maulana 

Yuk, Berplesir Religi ke Masjid Luar Batang

Yuk, Berplesir Religi ke Masjid Luar Batang : aktual.co
Masjid Luar Batang, di Jalan Luar Batang II No.4,
 Penjaringan, Jakarta Utara (Foto: Istimewa)

Di dalam Masjid Luar Batang, Jakarta Utara, terdapat sebuah makam Sayid Husein bin Abubakar Alaydyrus. Berdasarkan cerita yang berkembang, ketika jenazah Habib ini digotong untuk dimakamkan, tiba-tiba jenazahnya menghilang (keluar batang) sampai tiga kali


Jakarta, Aktual.co — Jakarta memiliki sejumlah objek wisata religi, khususnya bagi umat Muslim yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya wisata religi ke Masjid Luar Batang.

Masjid yang terletak di Jalan Luar Batang II No.4, Penjaringan, Jakarta Utara, DKI Jakarta ini juga sering dikunjungi oleh umat Islam dari berbagai daerah maupun mancanegara, untuk dijadikan sebagai tempat ziarah.

Pasalnya, di dalam Masjid ini terdapat sebuah makam Sayid Husein bin Abubakar Alaydyrus. Berdasarkan cerita yang berkembang,  ketika jenazah Habib ini digotong untuk dimakamkan, tiba-tiba jenazahnya menghilang (keluar batang) sampai tiga kali. Kejadian inilah yang pada akhirnya jemaah memutuskan untuk memakamkan Sayid Husein bin Abubakar Alaydyrus di Masjid ini.

Boleh dikatakan, sesuai namanya yang keramat,  Masjid ini menyimpan sejarah dan cerita luar biasa. Usut punya usut Masjid ini dibangun oleh Al Habib Husein bin Abubakar Alaydrus.

Untuk diketahui, Habib Husein merupakan salah satu Ulama yang berasal dari Yaman, dimana menyebarkan agama Islam hingga meninggal Kampung Luar Batang. Mulanya Masjid ini adalah surau yang dimiliki oleh Habib.

Bangunan Masjid yang juga merupakan salah satu cagar budaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini, menghadap ke Pelabuhan Sunda Kelapa. Masjid memiliki 2 aula besar, aula dalam dan aula luar.

Masing-masing aula tersebut memiliki 12 tiang pancang, yang dijumlahkan menjadi 24. Konon, menandakan jumlah jam dalam satu hari, 12 jam siang dan 12 jam malam. Disamping aula luar, terdapat sebuah ruangan yang merupakan lokasi makam Habib Husein dan muridnya, Haji Abdul Kadir.

Pembangunan Masjid Luar Batang terus dilakukan. Sejak pembangunan pertama kali, seluruh bangunan masjid mendapatkan renovasi total, kecuali tiang pancang yang ada di aula utama masjid. Uniknya, tiang pancang yang berjumlah 12 ini tidak memiliki penyangga di atasnya, namun tetap berdiri tegak.
.
Nama Masjid Keramat Luar Batang telah tersohor hingga keluar Jawa. Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, bahkan hingga Malaysia dan Singapura. (Dari berbagai sumber)