Wisata Arab: Masjid Terapung Menakjubkan di Kota Jeddah.

Masjid satu ini boleh jadi merupakan Masjid paling populer di kota Jeddah bagi para jemaah Haji atau pun jemaah Umroh, termasuk jemaah dari Indonesia.

Angel Falls” di Venezuela Jadi Daya Tarik Turis

Aliran air di Angel Falls ini langsung jatuh tanpa terhalang bebatuan atau pun merambat ke dinding bebatuan, airnya langsung meluncur sejauh 807 meter dan dari aliran air Sungai Gauja. Lokasi air terjun ini agak terpencil dikelilingi hutan hijau yang lebat dan padang rumput.

Wisata Syariah Pengaruhi Daya Jual Pariwisata NTB

Wacana ‘branding’ baru sebagai wisata syariah, menurut sejumlah pihak, dapat mempengaruhi daya jual pariwisata NTB di mata dunia.

Inilah Tempat Wisata dan Rohani Pilihan di Timor Leste

Republik Demokratik Timor Leste (juga disebut Timor Lorosa’e), yang sebelum merdeka bernama Timor Timur merupakan negara kecil di sebelah utara Australia dan bagian timur pulau Timor. Selain itu wilayah negara ini juga meliputi pulau Kambing atau Atauro, Jaco, dan enklave Oecussi-Ambeno di Timor Barat.

Danau “Mutiara Siberia” Jadi Andalan Rusia, Ini Obyek Wisata Menarik Lainnya

Beberapa tempat wisata lain di Rusia selain danau mutiara...

Tampilkan postingan dengan label Kebun Binatang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebun Binatang. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Juni 2015

Gembira Loka Tambah Koleksi Monster Gila

Gembira Loka Tambah Koleksi Monster Gila : aktual.co
Monster Gila Koleksi Gembira Loka (Istimewa)


Kebun Binatang Yogyakarta Gembira Loka bulan ini telah menambah koleksi satwanya berupa sepasang Monster Gila (Heloderma suspectum), yakni sejenis kadal dari keluarga varanus.


Yogyakarta, Aktual.co — Kebun Binatang Yogyakarta Gembira Loka bulan ini telah menambah koleksi satwanya berupa sepasang Monster Gila (Heloderma suspectum), yakni sejenis kadal dari keluarga varanus.

Kadal beracun ini bertubuh tambun dengan kulit tebal dan ekor yang pendek. Miftah Nur Khasan, Kepala Bidang Perawatan Satwa Gembira Loka menjelaskan kadal beracun ini diperoleh dari sumbangan seorang kolektor binatang dari Surabaya.

"Sebelum kami display untuk pengunjung, perlu adaptasi dulu di ruang karantina," kata Miftah, Ahad (25/11). 

Selain mendapatkan sumbangan sepasang kadal, Gembira Loka, dari kolektor yang sama juga mendapatkan koleksi seekor phyton woma, untuk menambah koleksi ular hias yang ada di kebun binatang Yogyakarta ini.

Kadal beracun ini biasa hidup di gurun yang gersang di bagian barat daya Amerika Serikat dan Utara Meksiko. Kadal ini sangat beracun, kelenjar racunnya terletak di rahang.

Racunnya digunakan saat akan menggigit mangsa, seperti halnya komodo. Untuk mencium bau mangsanya, monster gila menggunakan lidah. 

Sementara dalam rangka terus menambah koleksi satwanya Taman Gembira Loka juga tengah menjajaki kerjasama dengan berbagai kebun binatang di luar negeri, seperti Singapura Zoo, Saigon Zoo di Vietnam, dan Zoo Negara Kuala Lumpur di Malaysia. Kerja sama yang dilakukan terutama bidang saling tukar-menukar satwa.

Upaya ini ditempuh untuk melengkapi satwa yang ada, khususnya kebutuhan burung eksotik, berkait dengan pembangunan taman burung yang sedang berlangsung di Gembira Loka.

"
Kami telah bertemu dengan pimpinan kebun binatang dari Singapura Zoo. Koleksi yang kami minta di antaranya flamingo dan pinguin," kata Direktur Utama KMT.A.Tirtodiprojo. 

Sementara dari pihak Gembira Loka akan mengirim dua ekor orangutan betina, sedangkan dari Vietnam akan menukar satwa endemik Vietnam. "Namun, ini masih dalam proses negosisasi," katanya.