Wisata Arab: Masjid Terapung Menakjubkan di Kota Jeddah.

Masjid satu ini boleh jadi merupakan Masjid paling populer di kota Jeddah bagi para jemaah Haji atau pun jemaah Umroh, termasuk jemaah dari Indonesia.

Angel Falls” di Venezuela Jadi Daya Tarik Turis

Aliran air di Angel Falls ini langsung jatuh tanpa terhalang bebatuan atau pun merambat ke dinding bebatuan, airnya langsung meluncur sejauh 807 meter dan dari aliran air Sungai Gauja. Lokasi air terjun ini agak terpencil dikelilingi hutan hijau yang lebat dan padang rumput.

Wisata Syariah Pengaruhi Daya Jual Pariwisata NTB

Wacana ‘branding’ baru sebagai wisata syariah, menurut sejumlah pihak, dapat mempengaruhi daya jual pariwisata NTB di mata dunia.

Inilah Tempat Wisata dan Rohani Pilihan di Timor Leste

Republik Demokratik Timor Leste (juga disebut Timor Lorosa’e), yang sebelum merdeka bernama Timor Timur merupakan negara kecil di sebelah utara Australia dan bagian timur pulau Timor. Selain itu wilayah negara ini juga meliputi pulau Kambing atau Atauro, Jaco, dan enklave Oecussi-Ambeno di Timor Barat.

Danau “Mutiara Siberia” Jadi Andalan Rusia, Ini Obyek Wisata Menarik Lainnya

Beberapa tempat wisata lain di Rusia selain danau mutiara...

Tampilkan postingan dengan label Obyek Wisata Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Obyek Wisata Kuliner. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Juni 2015

Menariknya Ramadan di Jerman

Menariknya Ramadan di Jerman : aktual.co
Tradisi Ramadan menarik di Jerman (Foto: Istimewa)

Saat Ramadan tiba, warga non Muslim mengekspresikannya dalam bentuk penolakan terhadap makanan, minuman, rokok, dan kontak seksual sejak Matahari terbit hingga terbenam.


Jakarta, Aktual.co — Jerman sebagai salah satu Benua yang wilayahnya sempat dilanda phobia Islam itu ternyata punya tradisi menarik dalam menghormati bulan suci Ramadan.

Biasanya ketika  Ramadan tiba, warga non Muslim mengekspresikannya dalam bentuk penolakan terhadap makanan, minuman, rokok, dan kontak seksual sejak Matahari terbit hingga terbenam.

Menariknya pemilik ‘Arabic Shops’ mencium sisi komersial di saat Ramadan tiba. Dimana cara ini diekspresikan sang pengusaha dengan mengimpor makanan favorit dengan variasi yang mungkin membuat kepala konsumen pusing.
Ada suus (minuman berbahan baku gula hitam, red), dschellab (gula dan sirup kurma), qamruddin (yang ini jus aprikot).

Tradisi penuh variasi ini melebar hingga ke toko roti. Selain itu, mereka juga menjajakan qata'ef (kue kering yang direndam sirup gula), dan kalladsch (adonan pilo isi kacang-kacangan).

Variasi kudapan ini menjadi tradisi yang selalu dinanti umat Islam di Jerman dan beberapa negara Eropa sekitarnya.
(sumber)