Wisata Arab: Masjid Terapung Menakjubkan di Kota Jeddah.

Masjid satu ini boleh jadi merupakan Masjid paling populer di kota Jeddah bagi para jemaah Haji atau pun jemaah Umroh, termasuk jemaah dari Indonesia.

Angel Falls” di Venezuela Jadi Daya Tarik Turis

Aliran air di Angel Falls ini langsung jatuh tanpa terhalang bebatuan atau pun merambat ke dinding bebatuan, airnya langsung meluncur sejauh 807 meter dan dari aliran air Sungai Gauja. Lokasi air terjun ini agak terpencil dikelilingi hutan hijau yang lebat dan padang rumput.

Wisata Syariah Pengaruhi Daya Jual Pariwisata NTB

Wacana ‘branding’ baru sebagai wisata syariah, menurut sejumlah pihak, dapat mempengaruhi daya jual pariwisata NTB di mata dunia.

Inilah Tempat Wisata dan Rohani Pilihan di Timor Leste

Republik Demokratik Timor Leste (juga disebut Timor Lorosa’e), yang sebelum merdeka bernama Timor Timur merupakan negara kecil di sebelah utara Australia dan bagian timur pulau Timor. Selain itu wilayah negara ini juga meliputi pulau Kambing atau Atauro, Jaco, dan enklave Oecussi-Ambeno di Timor Barat.

Danau “Mutiara Siberia” Jadi Andalan Rusia, Ini Obyek Wisata Menarik Lainnya

Beberapa tempat wisata lain di Rusia selain danau mutiara...

Tampilkan postingan dengan label Lokal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lokal. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Juli 2015

Bingung Nikmati Kuliner di Akhir Pekan?, Warung Makan di Cibubur Ini Bisa Jadi Solusinya

Menu di Warung Cuex Bebex

 
Jakarta, Aktual.co — Bagi pecinta kuliner, Warung Cuex Bebex yang berlokasi di kawasan lapangan Tembak Cibubur, kira-kira 50 meter dari Kelurahan Cibubur ini (sebelum jalan Arundina), patut Anda sambangi.

Dimana warung yang menyajikan menu bebek goreng khas Surabaya dengan rasa renyah, gurih, empuk dan tidak berbau  amis tersebut selalu ramai didatangi pengunjung setiap harinya.
Belum lagi, tambahan sambal gorengnya pun sangat nikmat dan pedas. Pastinya ‘nampol’ di lidah Anda jika disantap bersamaan dengan nasi ditambah bebek goreng satu ini.
Boleh dikatakan, Warung Cuex Bebex yang terletak di kawasan Cibubur merupakan cabang dari warung bernama yang sama yang berada di kawasan Cijantung Jakarta Timur. Warung ini buka setiap hari mulai pukul 17.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB.

Meskipun, lokasinya berada di pinggir jalan, di Warung Cuex Bebex ini terdapat dua pilihan ukuran bebek goreng yang bisa Anda coba, yakni mulai dari ukuran normal dan porsi besar.
Satu paket bebek goreng lengkap dengan nasi dan lalapan dibandrol dengan harga Rp16 ribu untuk ukuran kecil. Sedangkan untuk ukuran besar dipatok dengan harga Rp26 ribu plus nasi.


Minggu, 05 Juli 2015

Objek Wisata Eksotis, Sabang Jadi Tempat ‘Tampung Dolar’ Pariwisata


Pariwisata Sabang

Jakarta, Aktual.co — Tugu Nol Kilometer Indonesia, panorama alam bawah laut, benteng peninggalan Portugis dan Jepang serta aneka kuliner khas Aceh itu menyebabkan Sabang menjadi daya tarik untuk dikunjungi.

Akrabnya Sabang di telinga wisatawan, menyebabkan setiap orang rasanya tidak lengkap jika belum menginjakkan kakinya ke Pulau Weh, kalau sudah berkunjung ke Aceh.

Sejumlah objek lain yang menarik dan menjadi tujuan untuk dikunjungi di Sabang, seperti Pantai Iboih, Pulau Rubiah, Pantai Gapang, wisata selam, air terjun, dan wisata vulkanik.

Namun, Sabang tidak hanya menarik karena keindahan panorama alamnya, tapi pulau yang berjarak sekitar 14 mil laut dari Kota Banda Aceh itu juga dikenal sebagai kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas Sabang.

Predikat kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas Sabang itu disandangnya setelah pemerintah melahirkan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2000. Dengan status tersebut diharapkan pertumbuhan ekonomi Sabang bisa lebih cepat.

Di kawasan Sabang yang wilayahnya juga mencakup Pulau Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, pemerintah membentuk Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS). Setiap tahunnya, pemerintah mengalokasikan anggaran rata-rata mencapai Rp250 miliar untuk dikelola BPKS.

Sebagian besar dana pembangunan kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas Sabang itu terserap untuk pembangunan infrastruktur pelabuhan, jalan dan pembebasan lahan.

Namun, alokasi dana untuk menjadikan Sabang sebagai kota pelabuhan dinilai tidak cocok dengan pertimbangan antara lain masih besar biaya dibutuhkan guna mewujudkannya, selain juga areal yang dibutuhkan kurang cukup.

Komisi VI DPR RI memberikan dukungan terhadap pembangunan berbagai infrastruktur di kawasan pelabuhan dan perdagangan bebas Sabang.

“Kita memberikan dukungan penuh terutama terkait program pembangunan di kawasan Sabang untuk memacu pertumbuhan ekonomi Aceh secara menyeluruh,” kata ketua tim Komisi VI DPR RI Azam Azman Natawijaya, belum lama ini.

Azam mengatakan, kawasan pelabuhan dan perdagangan Sabang memiliki potensi yang cukup besar khususnya bidang pariwisata, dan itu harus serius dikembangkan terutama oleh pemerintah daerah dan BPKS.

“Tinggal bagaimana Gubernur Aceh harus berbicara dengan Pemerintah Pusat. Kita juga berharap program pengembangan kawasan Sabang ini harus benar-benar dapat memberikan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi tidak hanya Sabang tapi juga Aceh,” kata politisi Partai Demokrat itu.

Namun, kata dia, Pemerintah Aceh dan BPKS perlu mengkaji ulang proyek dermaga sepanjang 425 meter yang awalnya akan diperuntukkan bagi pelabuhan internasional di Sabang.

“Coba dikaji kembali apakah dermaga ini cocok untuk Hub Port atau tidak. Itu perlu dikaji kembali, mungkin lebih cocok untuk pelabuhan sandar bagi kapal-kapal pesiar,” kata dia menjelaskan.

Selain itu, syarat lain untuk Hub Port adalah memiliki areal penumpukan peti kemas minimal seluas 15 hektare, sementara yang ada saat ini hanya enam hektar.

Khusus untuk pembangunan dermaga ini saja, pemerintah melalui APBN telah menggelontorkan anggaran hampir mencapai Rp1 triliun dari total dana yang dialokasikan untuk BPKS sebesar Rp2,8 triliun, kata dia.

Undang-Undang Nomor 37/2000, Azam menyebutkan telah memberikan kebebasan bagi BPKS untuk mengelola.

Wakil Ketua Komisi VI DPR Azam Azman Natawijaya mengatakan sebaiknya pembangunan kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas Sabang itu fokus pada pengembangan sektor pariwisata.

“Saya menyarankan kepada Pemerintah Aceh dan Pemkot Sabang sebaiknya fokus di sektor pariwisata daripada mengembangkan kawasan itu sebagai pelabuhan internasional,” katanya.

Apalagi, kata politisi Partai Demokrat itu, Sabang memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Karenanya, Kota Sabang juga berpotensi dijadikan “pintu gerbang” bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Aceh.

“Sabang banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan, dan bisa memberdayakan masyarakat. Oleh karena itu, saya sependapat jika Sabang fokus pariwisatwa. Kalau yang lain, misalnya perdagangan dan pelabuhan, saya rasa sulit bisa berkembang,” katanya.

Azam menjelaskan, pihaknya akan mendukung sepenuhnya pengembangan sektor pariwisata khususnya di Sabang. “Saya berharap, Gubernur Aceh dan BPKS untuk mengajukan anggaran pengembangan sektor pariwisata kawasan Sabang. Kami akan mendukung jika ada program untuk itu,” katanya.

Di pihak lain, Wakil Ketua Komisi VI DPR itu juga menyatakan kurang yakin jika kawasan Sabang itu dijadikan sebagai pelabuhan internasional dikarenakan terbatasnya lahan yang dimiliki BPKS di kawasan Teluk Sabang.

“Investasi untuk pembangunan dermaga saja sudah menghabiskan dana sekitar Rp1 triliun. Itu baru 50 persen realisasinya. Sementara lahan penumpukan barang atau gudang sangat terbatas yakni sekitar enam hektare. Idealnya lahan untuk itu dibutuhkan 50 hektare,” katanya.

Harus Fokus Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Abdurrahman Ahmad mengatakan Pemerintah Aceh harus fokus membangun pariwisata Sabang agar kepulauan tersebut benar-benar bisa berkembang dengan baik untuk menarik lebih banyak kunjungan wisatawan di masa mendatang.

“Kita mendukung sepenuhnya pengembangan Sabang menjadi daerah tujuan wisata. Karena itu, diharapkan Pemerintah Aceh lebih fokus membangun berbagai fasilitas pendukungnya,” katanya.

Apalagi, politisi Partai Gerindra itu mengatakan arus kunjungan wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara ke Sabang terus meningkat dari tahun ke tahun, dan kondisi tersebut menjadi modal awal untuk mengembangkan pariwisata di Pulau Weh itu.

Menurutnya, keseriusan Pemerintah Aceh, dan Pemkot Sabang serta BPKS sangat menentukan Pulau Weh itu berkembang dengan baik, terutama di sektor pariwisata.

“Siapkan program yang detail dan terencana dengan matang, serta juga penyediaan dana cukup untuk membangun berbagai fasilitas pendukung kemajuan sektor pariwisata Sabang,” kata dia.

Meningkatnya kunjungan wisatawan itu karena Sabang memang memiliki potensi besar untuk sektor periwisata, misalnya terkait keindahan alam, pantai yang berpasir putih, situs peninggalan zaman Portugis, Belanda dan Jepang.

“Namun, dari berbagai objek wisata yang menarik untuk dikunjungi, keindahan alam bawah laut Sabang cukup menjadi daya pikat lain bagi wisatawan,” katanya.

Karena itu, Abdurrahman menjelaskan potensi alam yang merupakan modal tersebut harus dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan berkunjung ke Sabang.

Untuk itu, tugas pemerintah, kata dia, membangun fasilitas pendukung, termasuk kelancaran transportasi laut dari Kota Banda Aceh ke Sabang, serta pembukaan rute penerbangan ke pulau tersebut.

“Jangan sampai, wisatawan dalam jumlah banyak, misalnya yang menggunakan paket tur itu mau ke Sabang, ternyata tidak ada kapal untuk menyeberangkan mereka. Itu jangan sampai terjadi. Karenanya, pemerintah perlu meyakinkan swasta untuk berinvestasi bidang transportasi tersebut,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Reza Pahlevi mendukung usulan anggota DPR RI agar Sabang dapat dijadikan sebagai “pintu gerbang” masuknya wisatawan ke Aceh.

“Kita dukung mewujudkan Sabang sebagai kawasan wisata untuk mempercepat pembangunan di wilayah tersebut, namun perlu juga alokasi anggaran yang cukup untuk membangun berbagai fasilitas pendukungnya,” katanya.

Menurutnya, idealnya memang Sabang dijadikan sebagai kawasan wisata menyusul meningkatnya setiap tahun arus kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara.

Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sabang menyebutkan sedikitnya 234.000 lebih wisatawan nusantara dari berbagai daerah di Tanah Air mengunjungi pulau itu periode Januari-Oktober 2013.

“Arus kunjungan wisatawan terutama dari berbagai daerah baik di Aceh maupun provinsi lain di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun,” kata Reza.

Sabang telah dijadikan sebagai salah satu daerah tujuan wisata masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia sejak beberapa tahun terakhir atau pascatsunami melanda Aceh 26 Desember 2004.

Wisatawan nusantara yang berkunjung ke sejumlah objek wisata di Kota Sabang, di antaranya dari komunitas, selain keluarga. Lama menginap wisatawan di Pulau Weh rata-rata tiga sampai empat hari.

Selain itu, juga disebutkan tercatat 4.100 wisatawan mancanegara berkunjung ke Sabang pada Januari-Oktober 2013. Kunjungan wisatawan mancanegara itu juga terjadi peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Sabang itu rata-rata dari Eropa dan Malaysia. Mereka dari berbagai profesi, dan memiliki hobi melakukan penyelaman di perairan laut Sabang.

Untuk 2014, Reza memperkirakan terjadinya kenaikan arus kunjungan wisatawan ke Sabang. Tahun ini, pertumbuhan sektor pariwisata Sabang cukup mengembirakan yang ditandai meningkatnya usaha perhotelan, dan penginapan yang dikelola masyarakat.

Meski demikian, pengembangan sektor pariwisata Sabang tidak berjalan mulus, tapi tetap menghadapi tantangan, terutama terkait pelayanan dan infrastruktur yang belum memadai, termasuk transportasi dan informasi.

Kamis, 02 Juli 2015

‘Building Batavia’ Kisahkan Peninggalan Bangunan Kolonial di Era Modern

Peninggalan bangunan sejarah masa kolonial Belanda


Jakarta, Aktual.co —  Sutradara Justin Ong yang telah memproduksi berbagai film dokumenter kini membuat tayangan ‘Building Batavia’ yang berkisah tentang bagaimana Batavia dibangun sebagai penanda masa kolonial yang ditinggalkan pada era modern Jakarta.
Keterangan pers dari saluran televisi History menyebutkan “Building Batavia” akan mengulas beberapa tempat yang dibangun kolonial Belanda di masa lampau yang sebagian bangunannya kini masih utuh.
Sutradara peraih “Penyutradaraan Terbaik” di Asian Television Awards dan “Film Budaya Dokumenter Terbaik” di Malaysian Documentary Awards untuk film “Fight Master Silat” itu akan menampilkan pelabuhan Sunda Kelapa yang menjadi rumah bagi salah satu armada pelayaran perdagangan paling berpengaruh yang terakhir di dunia, sebagai cikal bakal kapal-kapal yang pernah mengirimkan pala senilai milliaran dolar ke Batavia untuk dikirim ke Eropa.
Toko Merah, rumah yang dibangun pada masa awal kolonial Belanda juga Restoran Oasis yang menghidangkan makanan ala pesta bangsawan Belanda juga diulas dalam “Building Batavia”.
Selain itu, Museum Sejarah Jakarta yang pernah digunakan sebagai balai kota Batavia pun menjadi salah satu tempat yang akan dikunjungi di dokumenter tersebut. “Kemajuan teknologi pesawat tanpa awak memungkinkan produser untuk memasukkan berbagai gambar dari udara ke dalam film dokumenter ini yang memberikan pemandangan unik berbagai bangunan tua yang terletak di antara bangunan-bangunan modern,” kata keterangan pers dari History.
“Buiding Batavia” tayang perdana pada 31 Desember di saluran History dalam siaran televisi berbayar Indonesia. Justin Ong telah menyutradarai dan memproduksi film-film dokumenter untuk berbagai penyiaran internasional seperti The National Geographic Channel, The Doscovery Channel, NHK dan HISTORY.
Justin juga telah menulis dan menyutradarai serial bisnis-realita untuk BBC Worldwide dan Channel News Asia. Film dokumenter karya Justin, “Subak” telah diputar di MIPDOC 2008 di Cannes dan dipamerkan di Asian Art Biennial di National Museum of Fine Arts, Taiwan.

Bunga Bangkai Tak Berbau Mekar di Dekat Kawasan Wisata Ubud





Jakarta, Aktual.co — Bunga Bangkai yang tumbuh kerdil di pekarangan rumah milik Ni Nyoman Sari di Banjar Sema, Payangan, dekat kawasan wisata Ubud, Kabupaten Gianyar-Bali, atau 35 kilometer timur laut Denpasar sudah mulai mekar, Jumat (12/12).
Anehnya Bunga Bangkai berwarna merah marun itu, tidak mengeluarkan bau busuk seperti bunga sejenis tempo dulu, yang tumbuh di semak-semak atau di areal pekuburan umum, dan tidak kelihatan ada lalat bangkai (buyung besar).
Nyoman Sari mengatakan, hampir setiap tahun ada beberapa kuntum bunga bangkai tumbuh di pekarangannya dan sekarang hujan baru turun sejak beberapa hari, sudah muncul Bunga Bangkai yang lazim disebut penduduk setempat bunga Sueg.
“Tahun lalu ada tiga bunga sejenis tumbuh di pekarangan ini,” kata Nyoman Sari sambil menyebutkan bunga itu mekar hampir bersamaan dengan bunga Wijaya Kusuma yang mekar hanya satu jam pada pukul 23.00 waktu setempat.
Bunga Bangkai tidak mengeluarkan bau busuk seperti cerita masyatakat tempo dulu, sedangkan bunga wijaya yang mekar pada tengah malam berwarna putih bersih menyebarkan bahu harum dan enak dicium, tutur Nyoman wanita setengah baya tersebut.
Bunga jenis langka yang saat dijumpai masih kuncup itu, kini sudah mekar dan tidak menyebarkan bau busuk, kurang mendapat perhatian dari khalayak, akibat masyarakat sendiri umumnya tidak mengerti akan keberadaan tanaman tersebut.
Ia mengatakan, bunga yang muncul di pekarangan rumah itu dinilai sebagai jenis langka. Masyarakat setempat menyebutnya sebagai Bunga Lading yang bisa menyebarkan bau busuk. Jadi wajar kurang mendapat perhatian dari masyarakat.
Apalagi tanaman yang dianggap langka itu, pada saat musim hujan sering ditemukan berkembang di antara semak-semak di beberapa kawasan di Pulau Dewata dan yang lebih dikenal hanya bunga yang berjenis Rafflesia Arnoldi. Namun sejatinya tanaman tersebut memiliki 170 jenis bunga bangkai yang hidup di seluruh dunia, 25 species di antaranya hidup di Indonesia khususnya di wilayah Bengkulu dan Sumatera.

(sumber)

5 Negara Usulkan Kota Pekalongan sebagai ‘Kota Kreatif Dunia’


Kota Pekalongan


Jakarta, Aktual.co —  Sebanyak lima kota di lima negara yang tergabung sebagai anggota lama jejaring ‘Kota Kreatif Dunia’ merekomendasikan Kota Pekalongan, Jawa Tengah, sebagai Kota Kreatif Dunia Unesco, kata Wali Kota Pekalongan, Basyir Achmad.

“Lima kota tersebut, adalah Icheon, Korea Selatan; Aswan, Mesir; Santa Fe, Amerika Serikat; Hangzhou, Tiongkok; dan Kanzawa, Jepang,” katanya di Pekalongan, Kamis (11/12).

Ia mengatakan bahwa keberhasilan Kota Pekalongan meraih prestasi sebagai kota berkategori seni dan rakyat ini harus bisa dipertahankan dengan melaporkan semua kegiatan yang berkaitan dengan potensi yang dimiliki daerah, khususnya kerajinan batik.

“Jika kita tidak mampu mempertahankan prestasi itu maka lembaga Unesco bisa mencabut penghargaan itu kembali,” katanya.

Ia mengatakan untuk meraih penghargaan dari lembaga Unesco itu, pemkot mengajukan persyaratan pada lembaga pendidikan dan kebudayaan dunia itu.

Akan tetapi, kata dia, pengajuan persyaratan pada lembaga pendidikan dan kebudayaan dunia itu tidak langsung bisa diterima karena harus ada kriteria-kriteria yang dipenuhi.

“Namun, dengan adanya dukungan dari semua pihak, seperti masyarakat, pelaku kerajinan dan SKPD maka pada 1 Desember 2014 Kota Pekalongan mendapatkan pengharggaan dari Unesco sebagai Kota Kreatif Dunia. Ada 27 kota dari 19 negara dunai menerima penghargaan Kota Kreatif Dunia dari Unesco,” katanya.

Menurut dia, untuk mempertahankan penghargaan dari Unesco, pemkot setempat berupaya melakukan kegiatan promosi dan menetapkan mata pelajaran batik di tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah kejuruan.

“Selain itu, kami juga akan menyelenggarakan kegiatan workshop untuk melestarikan kerajinan batik, bahkan ingin mengundang desainer nasional untuk menyelenggaran kontes busana muslim dunia,” katanya.


(sumber)

Rabu, 01 Juli 2015

Incar Turis, Pulau Nusa Lembongan Tawarkan Resort Menawan

 

Jakarta, Aktual.co — Nusa Lembongan hanyalah sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah tenggara Pulau Bali, yang secara administratif pemerintahan masuk wilayah Kabupaten Klungkung bersama dua pulau kecil lainnya, Nusa Ceningan dan Nusa Penida.

Pulau tandus dengan struktur pantai karang berpasir putih itu, dihuni sekitar 4.000 jiwa. Mata pencaharian utama penduduk setempat adalah petani rumput laut dan pariwisata. Perkembangan pariwisata di pulau dengan panjang 4,6 kilometer dan lebar 1-1,5 km itu sangat menjanjikan.

Wisatawan mancanegara terus mengalir ke pulau itu jika sudah jenuh menikmati eksotik wisata di Pulau Bali. Pulau yang letaknya sekitar 11 kilometer tenggara Bali itu, dapat dicapai dengan perahu cepat hanya dalam tempo 30 menit setelah “berperang” melawan ganasnya Selat Badung.

Sekitar 30 wartawan dari Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur sempat merasakan derasnya arus dan gempuran ombak di Selat Badung dari Pantai Sanur menuju Nusa Lembongan untuk mengikuti pelatihan wartawan yang diselenggarakan Bank Indonesia dari 5 – 7 Desember 2014.

Saat mendarat di pantai Nusa Lembongan, kisah pertama yang muncul dari para wartawan adalah soal ketangguhan kapal cepat menerjang dan menghantam alunan gelombang dalam kecepatan tinggi saat melintasi Selat Badung yang memisahkan Pulau Bali, Pulau Lembongan, Nusa Penida dan Nusa Ceningan.

Ada yang tertawa kegirangan, ada pula yang senyum memelas yang hanya menunjukkan bahwa semua rombongan tiba pulau tujuan dengan selamat. “Saya hampir mabuk laut sehingga memilih tidur meski hanya sekadar dengan menutup mata,” kata Aloysius Tani dari RRI Kupang, mengisahkan perjalanan laut selama 30 menit itu.

Ketika semua rombongan melangkah perlahan menuju “Batu Karang Resort” untuk beristirahat sambil menunggu acara pembukaan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah III Bali Nusara Bali Benny Siswanto, sejumlah rombongan wartawan dari NTT memilih untuk berdiskusi tentang sosok Nusa Lembongan.

Sosok pantai Nusa Lembongan, tidak jauh beda dengan struktur pantai karang di Kota Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur. Mereka sedikit tertegun ketika melihat sebuah resort indah dan menawan yang bernama “Batu Karang Resort” itu dibangun di atas ongokan batu karang.

Gugusan karang yang tidak berbentuk itu, seakan disulap oleh seorang investor dari Australia untuk membangun resort tersebut. Situasi inilah yang kemudian mendorong para wartawan dari NTT itu untuk berdiskusi sejenak mengenai sosok Nusa Lembongan.

“Mengapa pemerintahan kita (Kota Kupang) tidak sanggup menghadirkan para investor untuk mengelola pantai karang yang ada menjadi daerah tujuan wisata,” ujar Apolonia Mathilde Dhiu, wartawati dari Harian Pos Kupang.

“Pemerintah Kota Kupang perlu melakukan studi banding di Nusa Lembongan dalam hal penataan pariwisata, bagaimana memanfaatkan potensi yang ada menjadi daerah tujuan wisata yang menarik,” tambah Agus Baja dari sebuah radio swasta di Kupang dalam diskusi tersebut.

Dalam pandangan Nia, demikian Apolonia Mathilde Dhiu disapa, kehebatan pengelolaan pariwisata di Nusa Lembongan itu, karena adanya inovasi dan kreativitas dari pemerintah setempat dalam menata kawasan pantai untuk menjadikannya sebagai destinasi wisata yang menggoda setiap wisatawan.

Kupang yang tidak memiliki objek wisata dan hanya dijadikan sebagai tempat transit bagi wisatawan mancanegara untuk mengunjungi berbagai objek wisata yang ada di Pulau Flores, Sumba, Rote dan Alor, bisa memanfaatkan potensi pantai karang yang ada menjadi sebuah kawasan wisata.

“Mungkin dengan cara itu, wisatawan lebih lama bertahan di Kupang sebelum menikmati objek wisata lainnya yang tersebar di berbagai wilayah provinsi kepulauan ini,” ujar Ferdinan Talok dari Harian Timor Express Kupang.

Nusa Lembongan hanya terdiri dari dua desa yakni Desa Lembongan dan Desa Jungubatu. Desa Lembongan membawahi enam dusun dan 12 banjar adat, yang wilayahnya berada di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Keenam dusun yang menyokong Desa Lembongan tersebut adalah Dusun Kawan, Kaja, Kelod, Kangin, Ceningan Kawan dan Ceningan Kangin.

Desa Lembongan memiliki sejumlah objek wisata yang menarik wisatawan seperti pantai berpasir putih, goa alam dan buatan yang unik, tebing laut yang menantang, serta rawa-rawa yang penuh misteri.

Sejumlah pantai yang menggoda selera wisatawan di Desa Lembongan antara lain Pantai Tanjung Sanghyang, Dream Beach, Selagimpak, Selambung, Sunset Beach, Pemalikan, dan Lebaoh (pantai pusat rumput laut).

Objek wisata lainnya adalah Rumah Bawah Tanah (Underground House) Gala-gala, Goa Sarang Walet Batu Melawang, Art Shop Center Buanyaran, Rawa-rawa Pegadungan, dan lokasi romantis Kolong Pandan Sunset Park.

Bali memang dikenal sebagai salah satu pulau wisata terbaik di dunia sehingga wisatawan dunia menyebutnya “The Best Exotic Destination”. Karena itu berbagai tempat yang indah di Bali dikembangkan menjadi tempat wisata.

Salah satu area wisata baru yang kini mulai banyak dikenal adalah pesona keindahan Nusa Lembongan. Meski hanya sebuah pulau kecil, Nusa Lembongan mampu menyuguhkan berbagai macam fasilitas rekreasi. Di pulau yang hampir berhimpitan dengan Nusa Penida dan Nusa Ceningan itu, memiliki laut nan jernih sehingga menjadi arena mainan wisatawan.

Pulau itu sangat dikenal luas oleh para peselancar (surfer) dunia serta para penyelam, karena memiliki beraneka terumbu karang yang eksotik serta arena diving yang memikat.

Nusa Lembongan tidak hanya memiliki “Batu Karang Resort”, tetapi ada juga Lembongan Beach Club and Resort, Lembongan Sunset Coin, NusaBay By Lembongan, Lembongan Cliff Villas, Lembongan Island Beach Villas, Poh Manis Lembongan, Nunuks Lembongan Bongalows dan The Well House Lembongan Island.

Semua resort dan bungalow tersebut dibangun di atas onggokan karang yang merayap di sepanjang pantai pulau itu. Para investor yang bergerak di sektor pariwisata menjadi sangat tertarik untuk mengembangkan pulau tersebut sebagai salah satu alternatif untuk menampung wisatawan yang jenuh menikmati eksostik wisata di Pulau Bali.

“Seandainya onggokan-onggokan karang di sepanjang pantai Kota Kupang ini dikelola dengan baik, maka bukan tidak mungkin Kupang menjadi salah satu pilihan wisatawan untuk menikmati objek wisata pantai. Kini tinggal inovasi dan daya kreasi pemerintah daerah, bagaimana upaya untuk memajukan pariwisata di daerah ini,” ujar Nia dalam nada lembut saat hendak meninggalkan Nusa Lembongan menuju Sanur, Bali.

Wisata Jamur Malam Hari di Taman Nasional Gunung Halimun

Jamur

Jakarta, Aktual.co — Kehadiran jamur bercahaya (Luminescent Mushroom) yang tumbuh dan berkembang di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) menjadi wisata alternatif yang di tawarkan taman nasional kepada pengunjung. “Banyak pengunjung rela memasuki hutan di malam hari untuk mengamati jamur unik tersebut karena jamur itu mampu memancarkan cahaya pada malam hari,” ucap Kepala Urusan Pemanfaatan Jasa Lingkungan dan Wisata Alam Taman Nasional Gunung Halimun, Salak Nur Faisin, di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (31/10). Jamur tersebut ukurannya kecil seperti kepala paku, mereka menempel dan berkembang di ranting-ranting pohon yang telah mengering. “Cahayanya berwarna hijau dan berpendar di malam hari,” ungkapnya. Dia menjelaskan jamur ini bisa dikatakan tumbuhan musiman karena saat musim hujan, jamur ini akan banyak ditemukan di kawasan ini. “Saat ini karena musim kemarau, jumlah mereka kurang banyak. Hanya di daerah Cikaniki jamur ini banyak ditemukan. Jadi kalau malam jamur ini terlihat seperti bintang di langit,” sambungnya. Dia menambahkan untuk mengamati keindahan jamur yang bercahaya di malam hari dan wisata lain yang ditawarkan Taman Nasional Gunung Halimun Salak tersebut pengunjung dapat tinggal di resor Cikaniki. Resor tersebut berada di kawasan Bogor, berjarak 20 KM dari Balai TNGHS, Sukabumi, Jawa Barat. “Atau tinggal di penginapan (home stay) yang disediakan warga setempat dengan harga berkisar Rp25.000 hingga Rp100.000 per malamnya,” tambahnya. Sementara Kepala Resort Cikaniki, Saep Taufik mengungkapkan dia selalu menawarkan wisata jamur malam hari kepada setiap pengunjung yang dia dampingi untuk berkeliling di taman nasional ini khususnya yang berada di Cikaniki. “Banyak pengunjung yang penasaran, karena keunikan jamur itu. Mereka mengambil foto jamur bercahaya tersebut,” ucap Saep di Cikaniki, Bogor.

Minggu, 28 Juni 2015

Menikmati Air Terjun Pelangi Ulubelu

 
Air terjun Lembah Pelangi Pekon (Desa) Sukamaju, Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus


Jakarta, Aktual.com — Udara yang dingin menusuk tulang dan akses jalan rusak dipenuhi bebatuan berserakan, serta perjalanan yang cukup jauh melelahkan seakan sirna semuanya.
Kelelahan dan rasa kesal itu, ketika tiba di kawasan air terjun Lembah Pelangi Pekon (Desa) Sukamaju, Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, akan berubah menjadi decak kagum dan rasa puas dapat menikmati anugerah Tuhan ini.
Kawasan di pelosok Lampung yang berjarak ratusan kilometer dari ibu kota Provinsi Lampung, Kota Bandarlampung, ini menyimpan banyak potensi wisata terpendam yang kini pelan tapi pasti mulai tersibak.
Ulubelu yang dikenal sebagai salah satu daerah terpencil di Lampung adalah kawasan penghasil kopi Lampung yang berkualitas, ternyata memiliki pula sejumlah objek wisata air terjun dan sumber air panas yang memesona.
Potensi sumber panas bumi (geotermal) di kecamatan ini telah dikelola oleh PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Ulubelu, dan masih akan dikembangkan lagi dengan pengeboran baru di kawasan perbukitan dan lembah ini.
PLTP Ulubelu terletak di Desa Pagaralam dan Muaradua yang berjarak 45 km dari Kecamatan Talangpadang atau sekitar 125 km dari Kota Bandarlampung.
Tak hanya berpotensi menghasilkan daya listrik untuk membantu mengatasi kritis listrik di Lampung maupun Indonesia, Kecamatan Ulubelu di Kabupaten Tanggamus ini menyimpan potensi wisata yang bisa diandalkan, di antaranya terdapat sejumlah air terjun alami, seperti air terjun Pondok Rejo atau Lembah Pelangi, di Pekon Sukamaju yang memiliki keelokan dan pesona alam, di tengah kesejukan dan keasrian lingkungan sekitarnya.
Namun untuk mencapai air terjun ini, perlu menyusuri kawasan perbukitan dan lembah, setelah melewati jalan-jalan perdesaan dan kawasan perkebunan kopi dan kakao (cokelat) di areal sekitarnya.
Menurut Bihukman Hadi, Pejabat Kepala Pekon Sukamaju, Kecamatan Ulubelu, yang ikut mengantarkan ke lokasi air terjun itu, potensi wisata alam khususnya objek wisata Lembah Pelangi itu diharapkan dapat terus dipromosikan dan dikelola serta dikembangkan oleh masyarakat sekitar dengan dukungan berbagai pihak.
“Kami sudah mendapatkan informasi dari Dinas Pariwisata Kabupaten Tanggamus bahwa kawasan air terjun ini telah diusulkan kepada Bupati Tanggamus untuk ditetapan sebagai salah satu objek wisata andalan di daerah ini,” ujar dia.
Dia menuturkan, masyarakat setempat sangat mendukung pengelolaan dan pengembangan objek wisata air terjun Lembah Pelangi itu, antara lain terlihat dari antusiasme warga bergotong-royong membuka jalan akses masuk ke lokasi air terjun ini pada 15 April 2015.
“Semua warga laki-laki di sini turun membantu bersama-sama membuka akses jalan ke lokasi air terjun Lembah Pelangi ini selama seharian, sehingga akses jalan masuk menuju air terjun lebih mudah dijangkau,” ujar Bihukman.
Akses jalan yang telah dibuka itu lebih memudahkan pengunjung datang ke air terjun Lembah Pelangi yang harus dimasuki dari jalan desa ke kawasan lembah dan kebun kopi maupun areal lindung sekitar 700-1.000 meter ke kawasan lembah sampai tiba di air terjun ini.
Air terjun Lembah Pelangi memiliki dua tingkatan, dengan air terjun pada tingkatan kedua bercabang dua. Tinggi air terjun pada tingkat pertama diperkirakan mencapai lebih seratusan meter, dan belasan meter ketinggian air terjun tingkatkan kedua.
Semula air terjun ini bernama air terjun Pondok Rejo, namun belakangan warga setempat sepakat menyebutnya sebagai air terjun Lembah Pelangi.
“Disebut air terjun Lembah Pelangi karena biasanya saat tengah hari muncul pelangi di sekitar air terjun itu ketika cuaca cerah. Diperkirakan pelangi ini muncul karena percikan air yang berhamburan dan saat terkena cahaya sinar matahari memancarkan warga serupa pelangi,” ujar Bihukman.
Selain daya tarik pesona adanya pelangi di siang hari, kisah di balik keberadaan air terjun ini, juga menjadi cerita menarik yang menurut warga setempat, telah turun temurun disampaikan para leluhur hingga sekarang. Tentu saja sulit memastikan kebenaran cerita yang disertai bumbu berbau mistis dan disebutkan mengandung misteri alam itu.
Namun, salah satu warga setempat mengingatkan adanya semacam “pantangan” agar pengelolaan kawasan air terjun Lembah Pelangi ini jangan sampai merusak lingkungan sekitar, dan tidak memasuki kawasan atau area terlarang tertentu. Bila pantangan itu dilanggar, warga mempercayai akan terjadi sesuatu yang buruk di sini.
Beberapa warga setempat menyatakan sangat mendukung pengelolaan dan pengembangan air terjun Lembah Pelangi sebagai objek wisata di daerah itu.
Namun mereka juga berharap pemerintah kabupaten setempat dapat membantu menyiapkan fasilitas yang diperlukan, sehingga memudahkan pengunjung datang dan menikmati keindahan alam tersebut.
Mereka juga berkomitmen, pengembangan objek wisata itu tidak menghilangkan keasrian dan kelestarian lingkungan di sekitar kawasan air terjun Lembah Pelangi tetap dapat terjaga bersama-sama.
Lokasi air terjun itu berada dalam kawasan lindung Register 29 Kota Agung Barat, sehingga pengelolaannya memerlukan izin pihak berwenang setempat.
“Kami berharap pengembangan wisata air terjun Lembah Pelangi ini dapat memberdayakan masyarakat di sini menjadi lebih maju dan sejahtera, sekaligus mengangkat potensi wisata dan ekonomi di sini,” ujar Bihukman Hadi.
Menurut informasi warga setempat, air terjun Pondok Rejo yang sekarang lebih dikenal dengan nama air terjun Lembah Pelangi ini mulai dijamah warga setempat sekitar tahun 1970-an, dan baru dinamai Lembah Pelangi pada sekitar Februari 2015 ini.
Warga setempat bersama aparat pekon setempat berharap, air terjun Lembah Pelangi ini akan dikelola oleh kelompok sadar wisata (pokdarwis) pekon ini, sehingga menjadi salah satu objek wisata andalan di Kabupaten Tanggamus maupun Provinsi Lampung.
Saat menyambangi lokasi air terjun Lembah Pelangi ini, kendati akses jalan sudah dibuka oleh warga setempat, namun untuk memasuki kawasan lembah tempat air terjun ini masih relatif sulit dan memerlukan perjuangan serta tenaga ekstra karena harus melalui jalan setapak sempit di sisi jurang yang kondisinya licin saat hujan.
Jalan masuk sejauh sekitar 700-1.000 meter menuju air terjun itu, harus melalui jalan setapak naik turun yang akan melelahkan untuk mencapainya, apalagi ketika harus kembali ke perkampungan setelah melihat air terjun ini karena harus melalui jalan menanjak yang cukup tinggi dan jauh.
Beberapa pengunjung ke lokasi air terjun ini mengaku kelelahan dan harus perlahan-lahan, baik saat turun menuju air terjun serta naik kembali saat pulang.
Namun ketika mencapai air terjun utama, umumnya pengunjung mengaku sangat puas menyaksikan keindahan air terjun Lembah Pelangi yang dinilai tak kalah dengan air terjun lainnya. Seolah, setelah menyaksikan pesona air terjun Lembaga Pelangi, semua rasa penat sirna terbawa gemercik air dari air terjun dengan kesejukan yang dirasakan tubuh kita.
Ketinggian air terjun yang mencapai seratusan meter dengan percikan air ke lingkungan sekitarnya yang berbukit batu serta dilingkupi pepohonan dan suasana yang dingin, dapat memuaskan kehausan akan suasana alam yang asri.
Apalagi di bawah air terjun ini terdapat beberapa titik sumber air hangat dan air panas yang dapat merendam tubuh kita, sekaligus menghilangkan penat.
Menurut warga, keberadaan sumber air panas yang keluar dari dasar bebatuan itu, belakangan baru ketahuan, sehingga menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi pengunjung untuk datang ke air terjun ini.
Selain dapat menyaksikan keindahan air terjun bertingkat, pengunjung juga dapat melihat secara langsung eloknya warna-warni pelangi di siang hari saat cuaca cerah, merasakan dingin dan sejuknya tetesan air yang memercik dari air terjun ini, sekaligus merasakan sensasi berendam dalam air panas maupun air hangat alami di sini.
Sensasi alam berdingin-dingin, sekaligus dapat berganti menjadi hangat pada badan kita saat berada dalam rendaman air panas alami perbukitan dan bebatuan di air terjun Lembah Pelangi.
Bihukman Hadi menegaskan komitmen warga setempat untuk melindungi dan merawat kawasan air terjun Lembah Pelangi itu, bahkan semua warga bersedia menyerahkan lahan untuk digunakan sebagai akses jalan masuk ke lokasinya untuk dilakukan pembangunan fisik jalan lintas yang diperlukan.
“Semua warga bersedia membantu, asalkan air terjun ini dapat dikembangkan sebagai kawasan wisata alam,” ujarnya.
Warga dan aparat pekon setempat berharap, kepastian status air terjun Lembah Pelangi itu segera ditentukan Pemkab Tanggamus, sehingga dapat menagih janji PT PGE Ulubelu segera membantu memperbaiki akses jalan masuk ke kawasan air terjun ini.
“Mudah-mudahan semua segera menjadi jelas agar warga dapat mengelola potensi air terjun Lembah Pelangi ini menjadi objek wisata alam yang mempesona dan berdaya tarik tinggi, sehingga dapat mendongkrak perekonomian masyarakat di sini,” ujar Bihukman Hadi.
Harapan itu bila terwujud akan menambah deretan objek wisata andalan dan unggulan yang berada di Provinsi Lampung dan dapat dikunjungi pelancong mancanegara maupun nusantara.
Kesejukan udara, alam sekitar yang hijau dan asri, air yang memercik ke sana kemari, serta pesona pelangi yang muncul dari Lembah Pelangi akan selalu menunggu kedatangan para pelancong untuk datang.

(sumber)

Kamis, 25 Juni 2015

Menikmati Akhir Pekan di Parangritis Yang Indah dan Sarat Akan Cerita Mistis

Sebagian besar dari kita pasti sudah sering mendengar bahwa Yogyakarta itu memiliki sejumlah pantai yang membentang dari barat ke timur, dan tentunya menarik dan menyenangkan. Selain itu, beberapa diantara pantai-pantai ini bahkan memiliki legenda yang penuh dengan aroma mistis yang jelas tidak akan membuat anda ketakutan :D malah membuat anda terpesona.

Tempat-tempat seperti ini benar-benar cocok untuk anda yang ingin melepas penat dan berburu objek-objek menarik, terutama pada saat menjelang sore dan saat matahari terbenam…wuiiihh serunya tak bsa diungkapkan dengan kata-kata. Dan salah satu pantai yang akan dijejali kali ini adalah Pantai Parangritis.

Tanpa menunggu lama yuk kita simak info menarik seputar Pantai Parangritis

Pantai Parangritis….Sejak dulu, Kompleks Pantai Parangritis sudah sangat terkenal, bukan hanya sebagai tempat rekreasi tapi juga terkenal sebagai tempat yang memiliki sejumlah peninggalan sejarah. Bahkan, penamaan kawasan ini pun memiliki kisah sejarah yang menarik.

Konon ada seorang pelarian dari kerajaan Majapahit yang kemudian bersemedi di kawasan ini. Saat sedang bersemedi, ia melihat ada air yang menetes (tumaritis) dari celah-celah batu karang (parang). Perisitiwa inilah yang mengilhami Dipokusumo (seorang pelarian dari Majapahit) yang kemudian menyebut kawasan ini dengan nama Parangritis yang berarti ‘air yang menetes dari batu’.

Pantai ini juga sering dihubung-hubungkan dengan legenda Nyi Roro Kidul, Penguasa Pantai Selatan. Bahkan, oleh masyarakat setempat, pantai ini diyakini sebagai bagian dari daerah kekuasan Ratu pantai Selatan atau yang kita kenal dengan nama Nyi Roro Kidul. Mendengar legenda ini, jadi mengingatkan saya dengan perjalanan saat di Pelabuhan Ratu dan pesona mistis di kamar 308. Seru kan kisahnya…

Pantai ini terletak di Jl. Parangritis, sekitar 27 kilometer dari arah selatan Yogyakarta. Untuk mencapainya anda bisa memilih dari dua rute berikut ini:

Rute yang pertama adalah Yogyakarta – Jalan Parangritis – Kretek – Parangritis. Dari terminal Umbulharjo melalui pojok benteng wetan (tenggara) Kraton Yogyakarta lurus ke selatan hingga menemukan Kompleks Wisata Pantai Parangritis.

Rute kedua adalah Yogyakarta – Imogiri – Siluk – Parangritis. Dari terminal Umbulharjo melalui daerah Imogiri (makam raja-raja Mataram) dan desa Siluk hingga menemukan Kompleks Wisata Pantai Parangritis.

Rute pertama adalah rute yang umumnya sering digunakan oleh wisatawan lokal dan mancanegara. Dan rute kedua adalah rute dengan jarak yang paling jauh tapi sebenarnya merupakan rute yang paling menyenangkan.

Sebab, pada rute ini, anda akan disuguhi pemandangan yang memanjakan mata anda, mulai dari persawahan, sungai-sungai, bukit-bukit, hingga makam raja-raja Imogiri. Kondisi jalan pun cukup bersahabat, tapi anda tetap harus hati-hati ya ;).

Ombak di pantai ini cukup besar sehingga tidak begitu cocok untuk berenang hingga ke tengah dari batas garis pantai. Bermain-main air atau membuat istana pasir di tepiannya sudah cukup menyenangkan bukan.

Berjalan kaki adalah cara yang paling termudah dan terbaik untuk menelusuri keindahan Parangritis. Kalau lelah, anda tinggal menyewa bendi, sebuah kereta tradisional yang ditarik oleh kuda. Bendi ini akan membawa anda menyusuri pantai dari sisi timur hingga ke ujung barat pantai dengan harga yang cukup terjangkau.

Yang istimewa adalah adanya Gumuk pasir Parangritis yang merupakan sebuah warisan dunia. Sepintas gumuk pasir ini menyerupai padang pasir yang ada di negara-negara Timur Tengah, nyatanya gundukan pasir ini adalah bentukan endapan pasir pantai yang mencapai ketinggian 20 mpl. Dan gumuk ini adalah satu-satunya yang ada di Indonesia.

Untuk menyusuri Gumuk pasir Prangritis, anda bisa menyewa ATV yang ada di pantai dengan harga yang cukup bersaing :D.

Di ujung timur pantai ini juga terdapat gugusan bebatuan yang indah, jangan lupa untuk menggunakan kamera anda demi mengabadikan pemandangan ini.

Angin laut Prangritis yang kuat menjadi sebuah daya tarik sekaligus keuntungan bagi mereka yang ingin bermain layang-layang.

Untuk kegiatan yang lebih ekstrim, anda mungkin bisa mencoba menaklukkan tebing-tebing yang berada di belakang pantai ini. Beberapa diantaranya digunakan untuk olahraga paralayang. Bayangkan, betapa menyenangkan bisa menikmati pemandangan Parangritis dari atas tebing.

Menjelang senja, para penjaja makanan keliling mulai menggelar tikar, dan yang paling diminati adalah jajanan jagung bakar.

Nikmati suasana senja yang romantis di gubuk tepi pantai bersama pasangan, keluarga atau bersama sahabat-sahabat anda, ditemani lantunan gitar dan semilir angin Parangritis. Dijamin, akhir pekan anda pasti akan sangat berkesan ;).







 (sumber)

5 Tempat Wisata Menarik Di Gorontalo Yang Wajib Di Kunjungi

Beberapa wisata yang ada di daerah Gorontalo ini sendiri adalah seperti wisata alam, wisata kuliner, wisata sejarah dan juga jenis wisata yang lainnya yang memang bisa dibilang cukup lengkap.

Limboto - GorontaloSumber: https://www.flickr.com/photos/artaim/

Namun biasanya orang yang berkunjung ke Gorontalo sering kali mengunjungi 5 tempat wisata menarik di Gorontalo.

Lalu apa saja tempat wisata yang menarik di Gorontalo tersebut untuk dikunjungi?

Oleh karena itu kali ini kita akan membahas mengenai beberapa tempat yang menarik dan juga wajib dikunjungi pada saat melakukan perjalanan wisata ke Gorontalo karena memang banyak sekali jenis wisatanya, maka nantinya anda akan mendapatkan banyak sekali pengalaman, selain itu anda juga bisa untuk mengabadikan setiap momen liburan anda bersama keluarga anda saat sedang berlibur ke Gorontalo.

5 tempat wisata menarik di Gorontalo

Di Gorontalo memang terdapat banyak sekali obyek wisata yang bisa dikunjungi dan memang angat memanjakan mata karena memiliki pemandangan yang indah dan juga memberikan kesan tersendiri saat melakukan perjalanan wisata ke Gorontalo. Oleh karena itu berikut ini adalah 5 tempat wisata menarik di Gorontalo yang sangat cocok dan bisa dibilang wajib untuk dikunjungi pada saat mengadakan perjalanan wisata ke Gorontalo:

1. Benteng Otanaha

Benteng Otanaha - GorontaloSumber: http://commons.wikimedia.org/wiki/User:22Kartika

Benteng Otanaha merupakan sebuah benteng yang dulunya digunakan untuk perlindungan dan juga pertahanan para raja. Di benteng tersebut, nantinya anda bisa melihat dengan jelas keindahan danau Limboto, hal tersebut karena benteng ini terletak di dataran tinggi.

Untuk bisa datang ke lokasi benteng ini, anda harus menempuh perjalanan sekitar 8 km dari pusat kota Gorontalo.

2. Monument Nani Wartabone

Monumen Nani Wartabone - GorontaloSumber: http://commons.wikimedia.org/wiki/User:Marwan_Mohamad

Monumen ini merupakan wisata sejarah karena bertujuan untuk mengingatkan akan kegigihan pahlawan yang bernama Nani Wartabone terdahulunya.

Monumen ini terletak di tengah dari Taman Taruna Remaja Gorontalo. Selain itu juga terdapat masjid yang merupakan salah satu masjid tertua di Gorontalo yang bernama masjid Hunto.

3. Pasir putih Leato

Pantai_Leato_2

Untuk anda yang menyukai pantai, maka pantai ini sangat cocok untuk anda karena bisa menikmati pemandangan pantai yang indah dan sejuk juga pasirnya yang putih dan anda bisa melihat bagaimana perbaikan dari perahu kayu dengan cara yang manual.

4. Danau Limboto

Danau Limboto - GorontaloSumber: http://commons.wikimedia.org/wiki/User:22Kartika

Danau Limboto ini juga merupakan salah satu tempat wisata yang harus anda kunjungi karena memberikan pemandangan yang bagus dan juga memiliki sejarah yaitu danau ini menjadi tempat pendaratan pesawat ampibi yang mana membawa presiden Indonesia pertama yaitu Soekarno.

Untuk bisa mengunjungi danau ini, maka anda harus melakukan perjalanan sekitar 10 km dari pusat kota Gorontalo.

5. Taman laut Bitilia

Taman laut ini memiliki banyak sekali keunikan karena pemandangan bawah lautnya sangat indah dan memang sangat cocok untuk dikunjungi terlebih lagi untuk anda yang gemar sekali dengan diving.

Letak dari taman laut ini adalah sekitar 15 menit dari Pantai Boalemo Indah.

Anda juga bisa sekalian berlibur denan menikmati pemandangan pantai Boalerno Indah ini karena jika ingin mengunjungi taman laut tersebut tentu saja harus melewati pantai Boalerno Indah terlebih dahulu.

Itulah 5 tempat wisata menarik di Gorontalo yang bisa anda kunjungi. Selain itu masih banyak lagi tempat wisata yang memang wajib anda kunjungi selama berlibur ke Gorontalo karena memang banyak sekali tempat wisata yang lainnya yang bisa anda kunjungi.

Belum lagi anda juga bisa menikmati wisata kuliner yang khas dan juga lezat.

Jadi nantinya anda akan dimanjakan dengan pemandangan kota Gorontalo melalui beberapa obyek wisata tersebut dan juga akan mendapatkan pengalaman baru berlibur ke kota Gorontalo.

Jadi jika anda pusing dan juga ingin melakukan refreshing setelah bekerja atau menjalankan rutinitas kegiatan sehari – hari, tidak perlu jauh – jauh sampai ke luar negeri karena memang di Indonesia sendiri memiliki banyak sekali keunggulan dan keunikan seperti kota Gorontalo ini.


(sumber)

Tempat Wisata Pulau Umang Keindahan Sunset Banten

Menuju Wisata Pulau Umang Banten
Ada yang indah di bagian barat Banten. Selain keindahan Pantai Anyer atau Pantai Carita, ada satu lagi tempat wisata yang menawarkan keindahan pantai sekaligus indahnya sunset di perairan Banten yaitu Pulau Umang. Tidak kalah dengan keindahan sunset di Kepulauan Seribu, sunset di Pulau Umang juga terkenal indah dan mempesona. Apalagi, resort dan wisata Pulau Umang sudah sangat dikembangkan. Banyak penginapan dan fasilitas wisata lainnya yang bisa anda nikmati di pulau yang relatif kecil ini.
Untuk menuju ke Pulau Umang ini juga cukup mudah. Anda hanya perlu berangkat dari pelabuhan Merak untuk menyeberang ke pulau yang masih berada di Kecamatan Sumur, Banten ini. Nah, yang paling membuat agak emosional adalah masuk ke pelabuhan Merak itu sendiri. Pelabuhan ini terkenal sangat sibuk, terutama karena Merak merupakan pelabuhan penyebrangan ke Sumatera dan menjadi jalur utama antar pulau Jawa-Sumatera. Anda harus rela antri berjam jam sebelum bisa masuk ke area pelabuhan.

Tentunya, kepenatan anda akan terbayar saat anda sudah mencapai Pulau Umang. Pantai berpasir putih dengan air laut yang jernih dan ombak yang bersahabat. Penginapan sudah disediakan oleh pengelola resort dengan fasilitas yang cukup mewah. Tinggal pilih saja mau yang mana. Tentunya, anda harus sesuaikan dengan kondisi kantong anda.

 Tempat Wisata Pulau Umang Banten

Banyak kegiatan yang bisa anda lakukan setibanya di Pulau Umang. Tentunya sebaiknya anda mengisi perut dulu di restoran yang sudah disediakan oleh pengelola resort. Banyak makanan yang bisa memanjakan lidah anda, terutama seafood. Karena di pinggir pantai para nelayan di Pulau Umang juga punya keramba, maka seafood menjadi menu utama makanan di pulau ini. Tentunya, ada juga makanan lain selain seafood, ini sangat cocok bagi anda yang alergi dengan makanan laut, maka tidak perlu khawatir dengan makanan yang akan anda makan nantinya.

Setelah perut anda kenyang, barulah anda bisa mengeksplore keindahan Pulau Umang yang begitu cantik dan mempesona ini. Anda bisa snorkeling di pantai yang dangkal. Menikmati indahnya terumbu karang dan ikan ikan kecil yang sukses menghibur anda dengan warna dan kelincahan mereka masuk keluar karang karang di bawah.

Pemandangan Terumbu Karang di Pulau Umang Banten

Atau anda bisa menikmati panorama pantai dengan duduk duduk santai menikmati semilir angin. Sambil menunggu sunset atau membaca baca buku serasa piknik di belakang rumah saja. Anda juga bisa bermain voli atau bola di pantai. Pasir putih dan warna airnya yang hijau jernih akan sangat membantu anda melepaskan kepenatan setelah terlalu sibuk di ibukota.

Anda juga bisa menikmati pantai dengan hanya berenang renang di air laut dangkal. Sambil menikmati matahari dan asinnya air laut. Atau, bagi anda yang tidak menyukai berenang di pantai, bisa berenang di kolam air tawar yang sudah disediakan oleh pengelola resort. Menikmati segarnya air tawar dan keindahan Pulau Umang dari kolam renang juga bisa menjadi satu kegiatan yang menyenangkan.

Selain kegiatan di atas, ada juga fasilitas jet ski. Mengendarai jet ski ke tengah laut sambil menikmati kecepatan dan angin adalah sangat menyenangkan bagi mereka yang menyukai olahraga ekstrim. Bagi anda yang tidak suka main jet ski, bisa mencoba Banana Boat yang memang disediakan oleh pengelola. Rasakan keriangan dan adrenalin saat mengendarai Banana boat di Pulau Umang.

Keindahan Sunset di Pulau Umang Banten

Bila sudah lelah beraktivitas maka anda bisa melepaskan lelah di gazebo gazebo yang sudah disediakan sambil menunggu matahari tenggelam. Saat saat inilah yang biasa ditunggu tunggu pengunjung. Menikmati keindahan sunset di Pulau umang. Tanda berakhirnya hari di Pulau Umang.

Saat malam hari dan perut anda sudah mulai keroncongan lagi, maka anda bisa datang ke restoran dan cafe yang ada di Pulau Umang. Menu kambing guling akan memanjakan anda dan pertunjukkan organ tunggal dari penyanyi lokal di Pulau Umang siap menghibur malam anda. Sambil menikmati angin pantai. Pulau Umang Banten benar benar tempat memanjakan diri sejenak dari rutinitas anda di kota.

(sumber)

Angkringan Tempat Wisata Kuliner Di Yogyakarta

Apakah anda sedang berlibur atau sekedar berkunjung ke kota Yogyakarta? Setelah puas mengunjungi tempat wisata di Yogyakarta pastinya anda ingin segera mengunjungi tempat wisata kuliner di Yogyakarta juga bukan? Gudeg, bakpia bukankah hal itu sudah biasa? Kali ini wisata lover bisa mengetahui tempat wisata kuliner malam ala Yogyakarta. Dijamin harganya tidak mahal dan dijamin anda bakalan jadi anak gaul kalau sudah nangkring di tempat berikut ini.

Sesuai dengan namanya nangkring berarti tempat wisata kuliner di Yogyakarta yang akan saya bahas kali ini tidak lain dan tidak bukan adalah Angkringan. Angkringan adalah gerobag yang menyediakan kuliner di Yogyakarta dan beberapa tempat lainnya. Biasanya warung ini buka pada malam hari, tetapi tidak menutup kemungkinan pada siang hari pun buka. Dan inilah rekomendasi angkringan yang paling terkenal sebagai tempat nangkring yang enak di Yogyakarta

  • KALI CODE
Kali Code
Tempat wisata kuliner di Yogyakarta yang paling memiliki view yang gereget yaitu berada di Kotabaru Yogyakarta. Nampaknya masyarakat Kota Gede sangat pintar dalam mengelola lokasi dan bisnis, trotoar di atas Kali Code ini. Kali Code ini yang siang harinya hanya berupa jalan biasa diubah menjadi tempat nongkrong yang mengasyikkan bagi kaum mahasiswa, pebisnis, seniman dan manusia-manusia pencinta dunia malam yang tak egois.

Makanan yang tersedia di lesehan Kali Code ini bervariatif, mulai dari makanan seperti di angkringan dan bakar-bakaran seperti roti bakar, pisang bakar, dan minuman malam yang asyik ialah kopi. Kita bisa bersantai di sana sembari berkumpul dengan teman-teman menikmati lampu kota dan suara Kali Code yang begitu indah.

  • ANGKRINGAN KOPI JOSS
Angkringan Kopi Joss
Angkringan yang satu ini memiliki keunikan dari cita rasa kopinya yaitu Kopi Jos. Apa itu Kopi Jos? Kopi Jos adalah kopi yang ditemukan pada abad ke-19 yang dipelopori oleh pedagang angkringan di daerah sekitar stasiun Tugu Yogyakarta yang kemudian populer dan mendunia pada awal abad 20. Lokasi tetap berada di daerah sekitar Tugu, jajanan yang disajikan hampir sama dengan Kali Code. Harga pun tidak jauh berbeda. Yang perlu anda ketahui bahwa yang paling membedakan di sini adalah cita rasa kopinya yang berbeda dari kpi yang dijual di warung lain karena kopinya ialah kopi pahit yang ditambahi arang (tau kan arang, yang warnanya hitam itu loh). Katanya arang ini berkhasiat untuk daya tahan tubuh dan khasiat-khasiat lainnya.

  • ANGKRINGAN KR
Angkringan KR
Angkringan KR atau Angkringan Kedaulatan Rakyat adalah angkringan yang ramai oleh para pengunjung. Angkringan ini berada di Jl. Mangkubumi pokoknya kawasan Malioboro Tugu. Kelebihan tempat ini dari dua tempat di atas adalah makanan dan minumannya yang lebih variatif. Angkringan ini mulai menjajakan barang dagangannya mulai pukul 17.00. Angkringan ini merupakan angkringan yang berbeda dengan kebanyakan angkringan di Yogyakarta. Di sini kita dapat menjumpai berbagai macam jajanan pasar dan aneka minuman es dan minuman hangat. Kita bisa duduk di tikar yang sudah disediakan oleh penjual angkringan. Tikar ini terletak di emperan trotoar depan kantor Kedaulatan Rakyat. Suasana malam di tempat ini sangat khas, barangkali agak eksotis dengan cahaya temaram lampu yang mengitari angkringan ini.

Ketiga angkringan di atas adalah tempat wisata kuliner di Yogyakarta yang pengunjungnya banyak dari kalangan mahasiswa, seniman, kaskusker, blogger, wisatawan dan lain-lain. Jika anda seorang Blogger dari Jogja, anda bisa kumpul-kumpul di Angkringan KR. Biasanya anak Blogger Jogja kumpul di sini kalau gak Jumat malam ya Sabtu malam. Tempat ini memanglah menjadi tempat berkuliner di Yogyakarta yang paling mengerti semua golongan. Murah dan asyik digunakan untuk tempat nongkrong.

Jadi sudah tahu kan tempat wisata kuliner di Yogyakarta yang asyik, gaul, nyaman dan murah. Sekedar tips nih, jangan berani-berani pergi ke tempat ini kalau mendung, karena jika hujan tempat ini tidak akan melindungi kita dari serangan hujan. Tapi jangan takut untuk pergi ke tempat kuliner Yogyakarta ini ya.

(SUMBER)

Wisata Kuliner di Balikpapan Yang Paling Enak

Saat ini perkembangan wisata kuliner di Balikpapan sudah sangat berkembang dengan pesat. Balikpapan, Kalimantan timur adalah kota yang banyak sekali menghasilkan kekayaan lautnya, untuk itu menu wisata kuliner Balikpapan didominasi oleh makanan laut atau seafood. Makanan laut atau seafood yang biasa disajikan di kota Balikpapan adalah cumi-cumi, ikan-ikan laut, kepiting dan masih banyak lagi. Karena wisata kuliner di Indonesia ini sudah sangat berkembang pesat maka kota Balikpapan pun tidak mau ketinggalan. Saat ini masyarakat Balikpapan sudah mulai berusaha untuk membuat suatu ciri khas dari sebuah makanan atau di bidang kuliner yang khas dan hanya ada di Balikpapan saja. Hal ini sangat terlihat di sekitaran kota Balikpapan sekarang sudah banyak makanan atau oleh-oleh khas Balikpapan. Saat ini di Balikpapan sudah banyak tempat wisata kuliner Balikpapan yang akan membuat anda bingung untuk memilih menunya, karena menu-menu yang disediakan sangat banyak.


Kuliner-Balikpapan-Ikan-Bandeng-Tanpa-Duri


Salah satu ada sebuah restoran di Balikpapan yang mempunyai menu “ikan bandeng tanpa duri” makanan ikan bandeng tanpa duri itu sekarang sudah menjadi trend makanan di Balikpapan. Jika anda berkunjung ke Balikpapan anda wajib untuk mencoba makanan yang satu ini, ikan bandeng tanpa duri. Selain rasanya yang lezat ikan bandeng tanpa duri khas Balikpapan ini mempunyai nilai gizi yang sangat tinggi dan mempunyai kadar kolesterol yang baik untuk tubuh, dan juga mampu melonggarkan pembuluh darah arteri yang menyempit. Sangat wajib untuk dicoba, selain lezat ternyata menyehatkan juga bagi tubuh anda. Untuk mengolah ikan bandeng tanpa duri ini juga ada banyak cara, salah satunya anda bisa mengolahnya dengan cara digoreng tanpa minyak, bisa juga dipepes atau dikukus, bisa juga diolah menjadi sup yang sangat nikmat dan tidak perlu khawatir ada durinya. Memang sudah sangat berkembang pesat ya wisata kuliner Balikpapan ini.

Kuliner-Balikpapan-Kepiting-Saus-Kenari

Wisata kuliner Balikpapan memang sebagian besar adalah ikan, tapi bisa diolah menjadi berbagai macam rasa dan variannya sehingga anda tidak bosan ketika sedang berlibur ke Balikpapan. Ikan adalah salah satu bahan makanan yang banyak mengandung protein yang mampu membuat otak anda menjadi cerdas. Jika anda mempunyai seorang balita sangat cocok untuk dibawa berlibur ke Balikpapan, ikan-ikan di Balikpapan sangat terjaga keasliannya tidak menggunakan bahan lain untuk mengolahnya. Selain ikan, masih banyak wisata kuliner Balikpapan yang bisa anda coba, tapi rata-rata kuliner di Balikpapan ini adalah seafood jadi tentunya pasti menyehatkan.

Kuliner-Balikpapan-Mie-Soba-Lada-Hitam

Selain seafood ada juga mie khas Balikpapan, yaitu mi soba lada hitam. Mie soba lada hitam juga sangat recommended untuk anda yang sedang mencari wisata kuliner Balikpapan. Mie soba lada hitam ini bentuk mie-nya sedikit lebih besar dai mie-mie biasanya. Mie soba lada hitam ini dipadukan dengan saus hitam yang melumer di setiap lembaran mie-nya yang membuat mie ini sangat menggugah selera. Toping untuk menghiasi mie soba lada hitam ini bisa dipilih sesuai dengan yang anda suka, rasanya dijamin enak banget dan anda tidak akan menyesal. Selain seafood anda juga harus mencoba mie yang satu ini ya. Ternyata di Balikpapan ini tidak hanya seafood yang menjadi ciri khas kulinernya, ternyata ada mie-nya juga. Jika anda bekunjung ke Balikpapan jangan lupa untuk mencicipi mie soba lada hitam khas Balikpapan ya.

(sumber)

Rabu, 24 Juni 2015

Pesona Alam Tempat Wisata di Gili Nanggu Lombok

Pulau Lombok merupakan salah satu tempat wisata di Indonesia yang memiliki banyak peminat dan memang untuk beberapa tempat wisatanya pun sudah dikenal baik di Indonesia maupun dunia. Keindahan alam yang ditawarkan membuat orang ingin datang kembali ke tempat wisata di Lombok ini dan pastikan anda untuk mampir ke pulau atau gili yang tersebar di kawasan Lombok. Di mana di Lombok ini terdapat beberapa gili yang memang cukup dikenal. Salah satunya yaitu tempat wisata di Gili Nanggu Lombok yang menawarkan keindahan pantai yang tak kalah dengan tempat wisata lain di pulau Lombok seperti di Gili Trawangan.


Jernihnya Air Laut di Gili Nanggu

Gili Nanggu merupakan tempat wisata yang terletak di Selat Lombok atau pesisir barat pulau Lombok. Lebih tepatnya berada di kecamatan Sekotong, kabupaten Lombok Barat. Untuk menuju tempat ini pun relative mudah yaitu dengan menempuh jarak sekitar 27 km dari kota Mataram kemudian anda naik perahu atau speedboat dari pelabuhan Lembar selama sekitar 35-45 menit untuk sampai ke Gili Nanggu. Selain itu, anda juga dapat memilih rute lain yaitu dengan lewat Tawun di Sekotong yang berjarak sekitar 47 km, kemudian anda dapat naik speedboat selama 15 menit. Pada dasarnya rute yang anda pilih sebaiknya sesuaikan dengan tempat anda berangkat menuju tempat wisata tersebut. Pilih rute yang paling mudah untuk anda jangkau sehingga mempersingkat perjalanan anda.

Pemandangan Bawah Laut Gili Nanggu

Di tempat wisata di Gili Nanggu Lombok menawarkan berbagai wisata terutama untuk wisata bahari. Di tempat ini anda akan dihadapkan dengan pemandangan pantai dengan pasir putih serta air lautnya yang terlihat sangat biru. Pasir pantai di Gili Nanggu ini sangat halus hingga seperti tepung, beda dengan pasir pantai yang ada di Pantai Kuta Lombok. Tempat ini sangat cocok bagi anda yang sedang bulan madu karena kondisinya yang sangat hening dan romantis. Selain itu, anda pun dapat menikmati matahari terbit dan juga matahari terbenam jika berada di pantai ini. Dan uniknya, pemandangan matahari terbit maupun tenggelam dapat anda lihat pada satu titik.

Untuk masuk ke Gili Nanggu ini anda diharuskan membayar tiket masuk. Akan tetapi jangan khawatir, karena tiket masuk ke Gili Nanggu cukup murah hanya 5000 rupiah saja anda sudah bisa menceburkan diri bermain snorkeling di pantai Gili Nanggu.

Bagi anda yang tertarik untuk mengunjungi tempat wisata dengan luas pulau hanya sekitar 8 hektar ini tidak perlu merasa khawatir. Di tempat ini pun sudah tersedia sarana penginapan atau hotel yang menyediakan berbagai fasilitas yang menunjang liburan anda. Namun, perlu anda perhatikan bahwa di tempat penginapan tersebut umumnya tidak menyediakan TV karena memang meminimalisir penggunaan alat elektronik agar suasana hening tetap terjaga. Anda pun juga harus pintar menghemat baterei kamera jika tidak ingin moment penting anda terlewatkan, karena memang untuk sarana listrik masih sangat terbatas.

Selain itu, di beberapa penginapan atau hotel di Gili Nanggu menyediakan beberapa fasilitas pendukung seperti watersport, jogging trek, perlengkapan diving dan juga perlengkapan snorkling yang keseluruhannya dapat dinikmati oleh para wisatawan. Beberapa hotel yang ada di Gili Nanggu seperti Cocotinos Hotel Sekotong Lombok dan Villa Yukie bisa anda jadikan tempat menginap karena hanya hotel tersebut yang ada di Gili Nanggu.

Itulah uraian singkat mengenai pesona alam tempat wisata di Gili Nanggu Lombok. Tertarik untuk berwisata ke tempat ini? Persiapkan segala sesuataunya dan pastikan liburan anda tidak mengecewakan. Selamat berlibur.

(sumber)

Daftar Obyek Wisata Pantai di Lombok Wajib Anda Kunjungi


Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing. Hal ini karena budaya yang sangat beragam, juga karena berbagai tempat wisata yang memiliki daya tarik tersendir. Selain pulau Bali yang menarik banyak wisatawan asing, daerah lain di dekat Bali yang juga berpengaruh besar dalam menggaet wisatawan asing adalah Lombok. Mungkin anda sudah tidak asing dengan nama tempat ini karena memang banyak orang yang membicarakan dan ingin pergi ke pulau Lombok yang notabene memiliki keindahan alam yang luar biasa menakjubkan. Bagi anda yang suka dengan wisata pantai, sangat disarankan untuk pergi ke pulau ini karena banyak obyek wisata pantai di Lombok yang memang akan membuat liburan anda sangat berkesan.

Sekilas mengenai pulau Lombok bahwa pulau ini berada di kepulauan Nusa Tenggara Barat dan memiliki luas sekitar 5.435 km2. Memang untuk ukuran pulau, pulau Lombok termasuk ke dalam gugusan pulau kecil, tetapi anda tidak perlu khawatir jika ingin wisata ke tempat ini karena berbagai fasilitas sudah tersedia untuk menunjang liburan anda.

Lantas sebenarnya, apa saja tempat wisata pantai di Lombok yang dapat menjadi pilihan tujuan wisata anda? Nah, silahkan anda simak uraiannya di bawah ini.

1. Pantai Senggigi

Salah satu pantai yang menjadi tujuan wisata oleh wisatawan asing adalah pantai Senggigi Lombok, karena memang keindahan dari pantai ini sudah dikenal hingga mancanegara. Memang dari segi ukuran, pantai Senggigi tidak sebesar pantai Kuta di pulau Bali, tetapi ketika anda berada di tempat ini, anda akan merasa seperti di pantai Kuta. Namun, sayangnya di pantai ini kebersihan kurang terjaga karena masih banyak sampah dedaunan berserakan di pesisir pantai. Meskipun demikian, hal ini akan terbayar karena anda dapat melakukan snorkling hingga puas karena ombak yang tidak terlalu besar

2. Pantai Cemara
Pantai Cemara Lombok
Untuk pantai yang satu ini terletak di Lombok Timur tepatnya berada di antara pantai Surga dan juga pantai Tanjung Ringgit. Namun, untuk pantai ini memang belum begitu dikenal oleh masyarakat Indonesia dan bahkan masyarakat Lombok sendiri. Hal ini karena mungkin letaknya yang terpencil dan juga akses menuju jalan ini memang relatif lebih sulit. Namun, pantai Cemara menjadi salah satu pantai yang wajib untuk anda kunjungi jika berlibur ke pulau Lombok karena hamparan pasir putihnya yang tentu akan membuat liburan anda semakin menyenangkan. Selain itu, di pesisir pantai Cemara pun dihiasi dengan pohon Cemara yang tentu akan membuat anda semakin nyaman berada di tempat ini.

3. Pantai Surga
Pantai Surga Lombok
Dilihat dari nama, sepertinya pantai ini sangat menarik karena Surga tentulah hal yang diidamkan semua orang. Pantai ini terletak di Lombok Timur bagian selatan, tepatnya berada di Jerowaru, kira-kira berada 50 km dari kota Selong. Pantai ini terkenal dengan pemandangan yang indah dan juga bersih dengan hamparan pasir putih. Bagi anda yang menyukai surfing, anda dapat memasukkan pantai Surga ini dalam tujuan wisata anda.

4. Pantai Tanjung Ringgit
Keindahan Pantai Tanjung Ringgit Lombok
Nama Pantai Tanjung Ringgit memang tidak setenar pantai Senggigi ataupun Pantai Kuta Lombok. Namun, pantai Tanjung Ringgit ini bisa anda jadikan destinasi wisata yang penuh tantangan. Untuk mencapai obyek wisata pantai Tanjung Ringgit ini tidak semudah yang anda bayangkan. Dari pusat kota Mataram, perjalanan ke pantai Tanjung Ringgit akan memakan waktu sekitar 2,5 jam. Perjalanan anda akan sedikit terbebani dengan medan yang bergelombang, karena memang perawatan jalan menuju pantai ini belum begitu diperhatikan. Tapi perjuangan anda menuju pantai Tanjung Ringgit ini akan berakhir setelah anda benar-benar melihat surga di Lombok. Saya yakin, pantai sekelas Senggigi ataupun Kuta akan kalah indah jika dibandingkan pantai Tanjung Ringgit ini.

5. Pantai Kuta
Pantai Kuta Lombok
Pantai satu ini memang sebaiknya menjadi daftar destinasi wisata yang wajib anda kunjungi. Pantai Kuta Lombok sama terkenalnya dengan Pantai Senggigi. Jika di Bali ada Pantai Kuta, maka di Lombok juga tak kalah, ada juga Pantai Kuta Lombok. Pantai ini berlokasi di desa Kuta, sama indahnya dengan pantai Kuta yang ada di Bali.

Demikian daftar beberapa obyek wisata pantai di Lombok yang bisa saya rekomendasikan kepada anda. Kelima pantai di atas sebaiknya anda jadikan tujuan wisata di Lombok yang wajib alias harus anda kunjungi saat anda berlibur ke Lombok. Selamat berlibur dan semoga uraian di atas memberikan manfaat untuk anda.

(sumber)

Tips Berwisata Murah ke Lombok Bagi Backpacker



Gunung Rinjani Tempat Wisata Murah di Lombok



Mendengar kata Lombok mungkin anda akan teringat dengan Bali. Lombok merupakan destinasi wisata yang keindahannya bisa disamakan dengan Bali, walalu memang benar kalau Lombok sendiri tidak setenar Bali. Tapi jika anda sudah sampai di Lombok, jangan heran jika anda bisa terkagum-kagum melihat keindahan tempat wisata di Lombok yang tak kalah dengan tempat wisata yang ada di Bali. Pantai-pantai berpasir putih di Lombok pun juga keindahannya bisa disejajarkan dengan Bali. Bahkan ada nama pantai di Lombok yang sama dengan nama pantai di Bali yaitu Pantai Kuta.

Jika anda berasal dari luar Lombok khususnya yang berasala dari Jawa atau Jakarta, tempat wisata di Lombok mungkin bukan jadi destinasi wisata yang bisa sering anda datangi. Bali saja kemungkinan anda tidak bisa sering berkunjung ke sana. Mengingat biaya untuk sampai di tempat wisata Bali ataupun Lombok pastinya membutuhkan biaya yang relatif mahal. Anda harus benar-benar menyiapkan budget yang cukup bahkan kalau bisa punya budget lebih untuk bisa menuju tempat wisata di Lombok. Jika anda berasal dari Jakarta, perjalanan menuju Lombok sendiri pastinya lebih lama dan biaya transportasi yang harus dikeluarkan pastinya lebih mahal. Belum lagi nanti setelah sampai di Lombok ada lagi biaya akomodasi dan biaya masuk tempat wisata.

Akan tetapi, dari semua itu, anda bisa meminimalisir pengeluaran dengan mengikutip tips berwisata murah ke Lombok yang akan saya berikan. Biaya untuk menuju ke tempat wisata di Lombok bisa anda kurangi dengan tips berikut sehingga anda tidak perlu mempersiapkan budget yang banyak hanya untuk bisa menikmati keindahan alam Lombok.

Bagi anda backpacker sejati yang berasal dari Kota Jakarta, jika anda ingin mengunjungi Lombok, tidak perlu mengeluarkan isi dompet yang banyak, cukup ikuti tips yang akan saya berikan berikut ini. Memang tips yang saya berikun agak sedikit ribet dan tentunya makan waktu yang lebih lama, tapi jika anda ingin berwisata murah ke Lombok, anda bisa mengikuti tips berikut.

Persiapkan perbekalan yang cukup, khususnya makanan dan minuman, soalnya perjalanan yang akan anda tempuh kali ini cukup panjang dan lama. Siapa tahu anda kelaparan saat malam-malam di mana tidak ada penjual makanan yang buka.

Pengeluaran biaya untuk pergi ke Lombok bisa anda minimalisir dengan memanfaatkan transportasi darat, jangan mulu anda selalu berpikiran kalau mau pergi jauh harus menggunakan pesawat, ini salah. Selama anda masih bisa menempuh jalur darat, pengeluaran untuk biaya pesawat sebaiknya dihindari, contohnya saja anda bisa menggunakan kereta api untuk menuju Banyuwangi dari Jakarta. Mau lebih murah lagi? Naiklah kereta api kelas ekonomi.

Perjalanan menggunakan kereta api dimulai dari Jakarta menuju Surabaya, turun di Stasiun Gubeng Surabaya. Dari Stasiun Gubeng perjalanan dilanjutkan naik kereta lagi menuju Banyuwangi dan turun di Stasiun Banyuwangi. Dari Stasiun anda berjalan menuju ke Pelabuhan Ketapang. Jaraknya cukup dekat kok, bisa ditempuh selama 15 menit hanya berjalan kaki menuju Pelabuhan Ketapang. Di sini anda bisa beristirahat sejenak sambil mencari warung untuk mengisi perut yang sedang kelaparan, karena anda akan melanjutkan perjalanan panjang lagi.

Dari Pelabuhan Ketapang anda harus menyeberang menuju Pelabuhan Gilimanuk Bali menggunakan kapal feri. Dari Pelabuhan Gilimanuk anda tanya saja pada bus-bus yang ngetam di sana. Tanya bus yang menuju ke Pelabuhan Padang Bai, karena perjalanan selanjutnya adalah menuju Pelabuhan Padang Bai. Perjalanan dari Gilimanuk ke Padang Bai ini juga cukup lama, sekitar 6 jam.

Pelabuhan Padang Bai Bali
Dari Pelabuhan Padang Bai ini aroma Lombok akan semakin terasa, karena sebentar lagi anda akan menyeberang menuju Lombok. Perjalanan menuju Pelabuhan Lombok memakan waktu sekitar 4 jam.

Dan taraaaaaaa, setelah sampai di Pelabuhan Lombok, capek, lapar atau apalah dijamin akan langsung hilang. Anda ternyata sudah sampai di pulau Lombok. Pulau yang disebut-sebut keindahan tempat wisatanya tak kalah dengan Bali. Jika anda butuh penginapan, di Lombok banyak sekali bertebaran hotel, villa maupun resort. Anda bisa memilih hotel murah di Lombok yang juga banyak di sana. Selamat bersenang-senang di Lombok. Manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk mengeksplore Lombok lebih jauh.

Tempat Wisata di NTT (Nusa Tenggara Timur)

Tempat wisata di NTT atau Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu tempat wisata yang menjadi daya tarik wisatawan mancanegara. Di Nusa Tenggara Timur terdapat Kepulauan Komodo yang termasuk dalam New Seven Wonder World. Maka dari itu pengelolaan tempat wisata di Nusa Tenggara Timur ini terus dikembangkan oleh pemerintah Indonesia untuk memanjakan para wisatawan domestik maupun internasional.

Berikut rangkuman tentang tempat wisata yang ada di Nusa Tenggara Timur yang menjadi tujuan utama wisatawan domestik dan mancanegara.

1. Pulau Komodo
Pulau Komodo Tempat Wisata di Nusa Tenggara Timur
Tentu sudah banyak yang tahu dengan tempat wisata di Nusa Tenggara Timur satu ini. Pulau Komodo merupakan satu-satunya di dunia yang masih menyisakan kehidupan reptil jaman purba. Pulau Komodo itu sendiri terdiri dari 3 bagian pulau utama, yaitu Pulau Komodo, Pulau Rinca dan Pulau Padar. Selain hewan Komodo, jika anda melakukan perjalanan di Pulau ini maka anda akan menemui hewan lokal seperti kera, babi, kerbau liar, kijang yang terkadang menjadi buruan komodo. Pemandangan alam di sekitar pulau ini pun tidak kalah cantik karena laut dan terumbu karang yang bersih dan indah menghiasi sekeliling Pulau Komodo.

2. Pantai Kolbano
Pantai Kolbano Pantai Berbatu di NTT
Pantai Kolbano terletak di Desa Kolbano, Nusa Tenggara Timur. Pantai dengan keindahan dan keunikannya yang menjadi tempat wisata di Nusa Tenggara Timur ini sangat berbeda dengan pantai-pantai lain di Indonesia. Jika anda melihat pantai dengan pesisir pasir warna putih atau hitam itu merupakan hal yang biasa. Tapi jika anda berkunjung di Pantai Kolbano yang akan anda temui adalah pesisir pantai yang terdiri dari batuan warna warni yang bertekstur lembut. Inilah yag menjadi daya tarik dari pantai Kolbano, yang tidak akan ditemui di pantai manapun di Indonesia.

3. Danau Kelimutu
Pemandangan Indah Danau Kelimutu di NTT
Tempat wisata di Nusa Tenggara Timur satu ini memang sangat menakjubkan. Sebuah pemandangan tiga buah danau yang berdekatan dan memiliki warna masing-masing yang berbeda. Gunung Kelimutu sejak jaman kolonial Belanda sudah terkenal dan menjadi tempat liburan bagi orang Belanda yang mencari tempat berlibur. Letaknya yang tidak jauh dari Pulau Lombok sangat banyak dinikmati para wisatawan karena mereka bisa berlibur di 2 tempat yang saling berdekatan. Pada suatu waktu, ketiga danau akan berubah warna yang masing-masing warnanya tetap berbeda. Inilah keindahan yang tidak tertandingi di belahan dunia manapun.

4. Taman Laut Selat Pantar
Terumbu Karang di Taman Laut Selat Pantar
Panorama keindahan taman laut yang menjadi tempat wisata di Nusa Tenggara Timur ini tidak kalah indahnya dengan taman laut lain yang berada di Indonesia semisal Taman Laut Bunaken atau Taman Laut di Raja Ampat. Setidaknya ada 26 titik penyelaman yang dapat dinikmati. Dan semua terumbu karang dan berbagai jenis ikan laut terawat dengan baik. Penduduk yang berprofesi sebagai nelayan pun juga turut menjaga dalam penangkapan ikan. Dan menurut penyelam dunia, ada satu titik penyelaman di mana titit tersebut digunakan sebagai tempat berkumpulnya hiu dasar yang mengagumkan dan sangat bersahabat dengan para penyelam.

5. Kampung Megalitik
Kampung Megalitik di Nusa Tenggara Timur
Tempat wisata di Nusa Tenggara Timur selanjutnya akan menawarkan kebuyaan lokal yang menjadi daya tarik para wisatawan khususnya wisat
awan dari mancanegara. Dikenal sebagai kampung megalitik karena jalan di kampung ini merupakan batuan yang tersusun rapi. Dan menurut penduduk setempat ada jejak kaki di setiap jalan batu ini yang diyakini sebagai telapak kaki Dhake dari Aimere yang dahulu membangun jalan batu megalit ini.

5 daftar tempat wisata di Nusa Tenggara Timur di atas merupakan tempat wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Sebagai warga negara  Indonesia yang baik, kita harus berbangga dan selalu menjaga aset negara yang berharga ini.

(sumber)

Minggu, 21 Juni 2015

Pasar Mayestik Ramai Menjelang Bulan Puasa






Jakarta, Aktual.com — Sejumlah titik pusat perbelanjaan ramai dengan pembeli yang mempersiapkan kebutuhan hari Lebaran.
Namun berbeda dengan Pasar yang satu ini. Jika pasar lainnya ramai dikunjungi ketika Bulan Ramadan, namun di Pasar Mayestik justru sepi pengunjung.
Hal tersebut diungkapkan oleh Adi, salah satu penjaga toko Hj. Nasrul yang berada di kawasan Mayestik Jakarta Selatan.
“Bulan Ramadan di sini sepi, tidak seramai hari-hari biasanya. Ramainya justru sebelum masuk bulan puasa, suka ada orang dari produksi borong untuk beli bahan kerudung atau pasmina,” ujarnya saat ditemui Minggu (21/6).
Pasar Mayestik memang ramai dengan pedagang bahan yang menjual berbagai macam kain dengan motif dan bahan yang beraneka ragam. Bahkan beberapa toko seperti Delta Mode telah mengekspor buatan Indonesia ini ke beberapa negara seperti Malaysia dan Singapore.
“Disini pembelinya macam-macam, ada juga yang yang datang dari Malaysia dan Singapore minta di ekspor barangnya ke sana, ya allhamdulillah,” ungkapnya.
Adi juga menjelaskan yang paling diminati adalah bahan sifon citrus.
“Di sini paling laku bahan sifon citrus dan bahan pasmina, soalnya permintaan ramainya untuk hijab,” ujarnya.
Harga yang ditawarkan pun cukup bervariasi, mulai dari Rp20 ribu sampai Rp200 ribu per meternya kata Adi.
(sumber)

Bubur Kampiun Jadi Menu Andalan di Pasar ‘Ramadhan’ Mayestik


Bubur Kampiun



Jakarta, Aktual.com — Bulan Puasa disejumlah titik kota memiliki pusat jajanan khas Ramadan, salah satunya ada di Pasar Mayestik Jakarta Selatan. Menu yang digemari di jajanan tersebut, yakni bubur kampiun.
Yuli salah satu penjual bubur Kampiun menjelaskan bahwa sudah tradisi menjual bubur kampiun saat berbuka puasa di Pasar Mayestik.
“disini kalau bulan puasa lakunya bubur kampiun. udah tradisi disini,” ujar Yuli Minggu 21/6.
Bubur Kampiun yang berasal dari Kota Padang ini dijelaskan Oleh Yuli terdiri dari, pisang, ubi, bubur Sumsum, Srikaya, Ketan, Candil dan pacar Cina yang disajikan dengan Kuah Kolak.
Tak Hanya Bubur kampiun. Di Pusat Takjil tersebut juga menjual aneka takjil lainnya seperti Kacang Ijo, Bubur Sumsum, Kolak, Aneka Gorengan dan Juga Kue jajanan Pasar lainnya.
Harga yang ditawarkan juga bervariasi. Untuk Bubur Kampiun dibandrol dengan harga 10000 rupiah perporsi, sedangkan bubur sumsum 8000 perporsi.
Yuli mengakui bahwa berdagang di Pasar Mayestik saat Ramdan cukup menguntungkan terlebih ketika hari kerja. banyak orang kantor berdatangan utnuk memborong barang dagangannya.
“bulan puasa disini cukup ramai. terlebih kalau hari biasa, kan ada orang kantoran yang borong untuk buka puasa dirumah,” jelas Yuli.
(sumber)
 

Selasa, 16 Juni 2015

Museum Timah Indonesia Beri Ruang Ekspresi Suku Jerieng


Museum Timah Indonesia


Jakarta, Aktual.co — Museum Timah Indonesia (MTI) Muntok, Kepulauan Bangka Belitung memberikan ruang kepada Suku Jerieng untuk mengekspresikan seni dan budaya kelompok masyarakat tersebut.
“Kami akan memfasilitasi Suku Jerieng untuk menampilkan seni dan budaya mereka pada puncak peringatan ulang tahun MTI Muntok, pada Minggu (18/1) di komplek Museum,” ujar Kepala MTI Muntok, Fakhrizal Abubakar, Kamis (9/1).