Wisata Arab: Masjid Terapung Menakjubkan di Kota Jeddah.

Masjid satu ini boleh jadi merupakan Masjid paling populer di kota Jeddah bagi para jemaah Haji atau pun jemaah Umroh, termasuk jemaah dari Indonesia.

Angel Falls” di Venezuela Jadi Daya Tarik Turis

Aliran air di Angel Falls ini langsung jatuh tanpa terhalang bebatuan atau pun merambat ke dinding bebatuan, airnya langsung meluncur sejauh 807 meter dan dari aliran air Sungai Gauja. Lokasi air terjun ini agak terpencil dikelilingi hutan hijau yang lebat dan padang rumput.

Wisata Syariah Pengaruhi Daya Jual Pariwisata NTB

Wacana ‘branding’ baru sebagai wisata syariah, menurut sejumlah pihak, dapat mempengaruhi daya jual pariwisata NTB di mata dunia.

Inilah Tempat Wisata dan Rohani Pilihan di Timor Leste

Republik Demokratik Timor Leste (juga disebut Timor Lorosa’e), yang sebelum merdeka bernama Timor Timur merupakan negara kecil di sebelah utara Australia dan bagian timur pulau Timor. Selain itu wilayah negara ini juga meliputi pulau Kambing atau Atauro, Jaco, dan enklave Oecussi-Ambeno di Timor Barat.

Danau “Mutiara Siberia” Jadi Andalan Rusia, Ini Obyek Wisata Menarik Lainnya

Beberapa tempat wisata lain di Rusia selain danau mutiara...

Tampilkan postingan dengan label Italia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Italia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Agustus 2014

St. Mark Basilica, Eksotisme Landmark Kota Venice

stmarksbasilica

Bagi para pecinta wisata sejarah, maka Italia adalah destinasi wisata dengan ribuan cerita yang tidak pernah akan ada habisnya. Salah satu tempat wisata di Italia yang kaya akan cerita sejarahnya adalah St Mark’s Basilica. Tempat yang disebut masyarakat setempat dengan nama Basilica di San Marco ini adalah gereja paling terkenal di kota Venezia (Venice), Italia. Gereja megah ini terletak di tepi utara St Mark’s Square dan berdampingan dengan Doge’s Palace.

St Mark’s Basilica dulu adalah sebuah gereja kapel bagian dari Doge’s Palace yang dibangun pda tahun 828. Kapel ini kemudian digantikan dengan Gereja baru pada tahun 1832 di tempat St Mark’s Basilica yang sekarang. Karena desain mewah dan mozaiknya yang berlapis emas, gereja ini juga disebut sebagai Chiesa d’Oro atau “Church of Gold”.


http://eropa.panduanwisata.id/files/2013/10/interior-of-cathedral-at-st-marks-basilica.jpg

Gereja ini memiliki 5 kubah, 4 kubah diatas setiap sisi gereja, dan 1 kubah di atas perpotongan garis salib. Kubah di bagian tengah dan barat lebih besar ukurannya dibanding 3 kubah yang lainnya. Lantainya terbuat dari marmer dan disusun membentuk pola-pola geometris dan bentuk binatang. Sementara bagian dinding dan atapya, dihiasi dengan gambar mozaik bersepuh emas dan batu-batu berharga yang menceritakan kisah-kisah dari kitab perjanjian lama dan perjanjian baru. Totalnya, bagian yang didekorasi ini kurang lebih menutupi area seluas 8000 m2.

Pada bagian atas St Mark’s Basilica, terdapat mozaik di bawah keempat lengkungannya, sementara dipuncak terdapat patung-patung yang mewakili nilai-nilai moral dan juga patung 5 saint. Salah satunya adalah patung St Mark yang berdiri di bagian tengah dengan relief singa bersayap (simbol dirinya) di bawahnya. Di tengah bagian atas ini, terdapat balkon dengan patung kuda Yunani menghadap ke piazza. Patung-patung ini adalah replika dari patung asli di dalam Museum St Mark’s Basilica. Seperti kebanyakan gereja lainnya, layout St Mark’s Basilica juga menyerupai sebuah salib, tetapi salib Yunani dengan masing-masing tangan salib (transept) yang terbagi menjadi 3 ruang gereja. Di bagian tangan kiri salib terdapat 3 kapel, yaitu St Peter’s Chapel, St Isidor’s Chapel, dan Mascoli Chapel. Sementara di bagian tangan kanannya, terdapat St Clement’s Chapel dan pintu masuk ke St Mark’s Treasure.


Di sudut barat daya St Mark’s Basilica ini terdapat patung the Tetrachs yang menggambarkan 4 kaisar yang bekerja sama memerintahkan kekaisaran Romawi. Jika kita cukup jeli, akan terlihat bahwa salah satu kaki dari patung tersebut hilang. Apakah Anda tahu dimana kaki yang hilang itu kini berada? Kaki tersebut dahulu ditemukan di dekat Masjid Bodrum, Istanbul, Turki. Hingga sekarang kaki tersebut masih dipajang di sana. Mungkin kaki ini dulu patah dan tercecer saat dipindahkan dari Konstantinopel menuju Venica.

Kami merekomendasikan Anda untuk menggunakan vaporetto guna mengunjungi Basilica di San Marco, kendaraan sejenis bus air ini memiliki harga tiket yang paling terjangkau jika dibandingkan jenis perahu lain yang ada di Venezia. Harga tiket vaporetto adalah sebagai berikut :

    €6.50 (6.50 Euro) untuk satu kali pakai (single trip)
    €14 untuk pass 12 jam,
    €16 untuk pass 24 jam,
    €26 untuk pass 48 jam, dan
    €31 untuk pass 72 jam

Namun bagi Anda ingin merasakan sensasi menggunakan gondola, maka siapkan biaya €80 untuk menyewa perahu khas kota Venice ini dengan durasi 50 menit.

Selama berada di Kota Venice, kita dapat menginap di beberapa hotel yang kami rekomendasikan seperti Lisbona Hotel, Gardena Hotel, Rivamare Hotel, Villa Cipro Hotel, Hotel Dei Dragomanni, LocAnda Barbarigo Hotel, dan LocAnda La Bricola Hotel.

(sumber)

The Bardini Garden, Taman Indah di Lereng Kota Florence

Bardini2

Satu lagi tempat menarik yang wajib Anda kunjungi ketika berada di kota Florence, Italia. Ditengah bangunan-bangunan megah di Firenze, ternyata kota ini juga memiliki sebuah taman indah bernama The Giardino Bardini. Taman seluas 4 hektar ini terletak di antara Piazzale Michelangelo dan Giardino di Boboli di Oltrarno, seberang sungai Arno yang menjadi pusat sejarah kota Florence. The Bardini Garden memang tidak setenar Boboli Garden, tetapi taman ini memiliki suasana yang lebih tenang, romantis dan tata letak yang bervariasi .

Sejarah pembangunan taman ini dimulai pada akhir abad ke-16 ketika keluarga Mozzi mengakuisisi perkebunan di tepi kiri sungai Arno. Lahan ini termasuk sebuah palazzo dengan taman yang terletak di kawasan lereng. Pada abad ke-18 Giulio Mozzi menciptakan tangga Baroque di sekitar lereng yang dihiasi dengan patung batu pasir. Mozzi juga menambahkan air mancur berbentuk panjang yang dihiasi dengan mosaic-mosaik yang indah. Pada tahun 1839 taman diperluas dengan penambahan Villa Manadora (sekarang disebut Villa Bardini) yang di dalamnya dilengkapi dengan taman, air terjun, kolam dan air mancur.

bardini_villa_garden_600x

Sebuah permasalahan keuangan yang menjerat keluarga Mozzi akhirnya memaksanya untuk menyerahkan taman tersebut kepada Carolath von Beuthen. Pada tahun 1913 taman tersebut diambil alih oleh Stefano Bardini, seorang pedagang barang antik di kota Florence. Setelah kematian anak Bardini pada tahun 1965, taman ini diabaikan hingga akhirnya pada tahun 2000 Fondazione Parchi Monumentali Bardini Peyron diciptakan untuk mengembalikan kemegahan taman ini. Setelah melakukan perbaikan dan penambahan berbagai fasilitas, akhirnya lima tahun kemudian taman Bardini dibuka untuk umum.

Jika memasuki taman melalui Via dei Bardi, maka kita akan melewati kebun mawar kecil yang indah. Jalanan menanjak yang cukup berliku di tengah taman akan membawa Anda ke Villa Bardini, yang sekarang menjadi sebuah restoran, kafetaria dan toko buku. Jika mengikuti jalan menuju sisi barat  lereng maka akan kita jumpai sebuah kaffeehaus yang dapat dijadikan tempat melepas lelah. Dari bagian atas ini, Anda dapat melihat pemandangan seluruh kota Florence yang sangat indah.


7HAWF00Z

Bardini Garden buka setiap hari pada jam berikut:

Pukul 08.15 – 16.30 (November, Desember, Januari, Februari)

Pukul 08.15 – 17.30 (Maret)

Pukul 08.15 – 18.30 (April, Mei, September, Oktober)

Pukul 08.15 – 19.30 (Juni, Juli, Agustus)

Bardini Garden ditutup pada hari Senin pertama dan terakhir setiap bulannya, dan pada tanggal 1 Januari dan Mei, serta 25 Desember setiap tahunnya. Harga tiket masuk Bardini Garden sebesar €7,00 (7 Euro).

Jika ingin mengunjungi Giardino Bardini, kita dapat naik bus lokal (ATAF) berwarna oranye, ungu dan putih sesuai dengan nomor perjalanan 23, 12, D atau C3. Tiket untuk layanan bus lokal dapat dibeli di semua loket yang telah disediakan seharga €1,2 (€2 jika membeli tiket di atas bus) untuk sekali perjalanan, atau tiket seharga €4,90 yang bisa digunakan untuk 4 kali perjalanan. Kami menyarankan Anda untuk berjalan kaki karena jaraknya hanya sekitar 15 menit perjalanan dari stasiun kereta Santa Maria Novella.

Selama berada di Kota Florence, kita dapat menginap di hotel-hotel yang kami rekomendasikan seperti Andrea Hotel, Privilege Hotel, Strozzi Palace Hotel, Albergo Duilio, B And H Hotels Diplomat, Ester Hotel, Quadra Key Residence, Florence Old Bridge B And B, Hotel Regency The Leadings of the World. Florence juga memiliki tempat menarik yang bisa Anda kunjungi seperti Museo Nazionale del Bargello, Palazzo Pitti, Palazzo Vecchio dan masih banyak lainnya.


(sumber)

Minggu, 02 Maret 2014

Rabbit Beach Lempedusa, Pesona Alam Pantai Terindah di Dunia

rabbit-beach-lampedusa2



Italia ternyata tidak hanya terkenal karena keberadaan bangunan, makanan dan museum bersejarahnya saja. Tidak ada yang menyangka jika pantai terindah di dunia berada di negeri pizza ini. Adalah Rabbit Beach di pesisir barat daya Sisilia, Italia, yang dipilih oleh para wisatawan sebagai pantai terindah di dunia. Penobatan tersebut dilakukan berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh salah satu situs pariwisata terkemuka pada tahun 2013. Poling yang diikuti oleh jutaan orang di seluruh dunia tersebut, memilih Rabbit Beach karena memiliki suasana pantai khas Mediterania yang menjadi idaman bagi seluruh wisatawan.

Rabbit at Beach

Rabbit beach juga digemari karena memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh pantai lain di dunia. Tidak seperti pantai lain pada umumnya, Rabbit Beach merupakan habitat bagi ratusan kelinci yang hidup bebas di sekitar pantai. Kelinci-kelinci tersebut telah hidup sejak puluhan tahun yang lalu dan merupakan alasan mengapa nama Rabbit Beach diberikan. Selain keberadaan kelinci-kelincinya, pantai Rabbit sangat popular karena keindahan alam bahari yang masih sangat terjaga. Kawasan pantai ini memang belum banyak terjamah aktivitas manusia. Walaupun hanya dapat diakses menggunakan perahu, hal tersebut tidak menyurutkan minat wisatawan untuk melihat keindahan pasir putih dan air birunya air laut. Selain kelinci, kita juga dapat dengan menemukan berbagai jenis kura-kura terutama saat musim bertelur tiba. Pantai yang berada di wilayah pulau Lampedusa ini, dianggap memenuhi segala persyaratan untuk menjadi pantai terindah di dunia. Dengan cuaca laut Mediterania yang hangat, wisatawan biasanya menghabiskan waktu mereka untuk berjemur sembari menikmati desiran ombak pantai Rabbit. Pulau Lempedusa memang merupakan salah satu destinasi wisata bahari di Italia. Lampedusa adalah sebuah pulau di gugusan kepulauan Pelagie di Laut Mediterania.

Rabbit Beach

Secara administratif, Pulau ini merupakan bagian dari Provinsi Agrigento di Sisilia, Italia. Namun secara geografis, pulau tersebut termasuk ke dalam benua Afrika. Karena lokasinya yang berada di tengah-tengah tiga benua berbeda, Lampedusa sering menjadi tempat persinggahan para imigran gelap dari Asia dan Afrika menuju Eropa. Dikelilingi oleh tebing curam, pantai-pantai di Lempedusa terlindungi dari angin laut sehingga memiliki ombak yang tenang dan bersahabat. Keistimewaan yang dimiliki pulau yang mengandalkan sektor pariwisata dan perikanan sebagai penggerak ekonomi utamanya inilah, yang membuatnya menjadi destinasi favorit wisatawan di seluruh dunia. Meski menjadi destinasi wisata populer di kalangan wisatawan domestik dan mancanegara, pulau seluas 20,2 km2 inibelum banyak memiliki fasilitas hotel dan resort. Pulau paling selatan di Italia ini hanya memiliki beberapa hotel yang berada di jantung kota. Kebanyakan wisatawan memang tidak menginap di pulau yang dihuni sekitar 4.500 penduduk ini. Para pelancong biasanya mengunjungi pantai Rabbit pada siang hari dan kembali ke kota-kota besar Italia menggunakan kapal menjelang malam hari. Pulau Lampedusa memang dapat bisa diakses menggunakan kapal feri dari daratan utama Italia. Layanan kapal tersebut menghubungkan Lempedusa dengan kota Porto Empedo yang menjadi bagian dari Provinsi Agragento. Sementara untuk transportasi udara, Lampedusa memiliki bandara yang melayani rute penerbangan ke Palermo dan Catania setiap harinya. Pada waktu-waktu tertentu, bandara Lampedusa juga melayani rute penerbangan menuju Milan, Roma, Venice dan beberapa kota lain di daratan utama Italia.

Selama berada di Italia, Anda dapat menginap di beberapa hotel yang kami rekomendasikan seperti Hotel Manfredi, Sheraton Roma Hotel & Conference Centre, Palladium Palace Hotel, Best Western Artdeco Hotel, Merulana Star Hotel, Hotel Aquarium, Panama Garden Hotel, dan Espana Hotel. Kita juga dapat mengunjungi kota-kota lain yang memiliki banyak destinasi wisata menarik seperti Roma, Milan, Naples, Venice atau Florence.


(sumber)